banner 970x250
Nasional

Breaking News: Pesawat Indonesia Air Transport Rute Yogya-Makassar Hilang Kontak di Maros

×

Breaking News: Pesawat Indonesia Air Transport Rute Yogya-Makassar Hilang Kontak di Maros

Sebarkan artikel ini
Foto: Unsplash
Example 468x60

NASIONAL – Dunia penerbangan tanah air kembali dikejutkan dengan insiden hilangnya kontak sebuah pesawat terbang di wilayah Sulawesi Selatan.

Pesawat jenis ATR 400 (ATR 42-500) milik maskapai Indonesia Air Transport dilaporkan putus komunikasi saat sedang mengudara di atas wilayah Kabupaten Maros, pada Sabtu (17/1/2026).

banner 300x600

Insiden tersebut terjadi pada siang hari, tepatnya sekitar pukul 13.17 WITA.

Pesawat dengan nomor registrasi PK-THT tersebut diketahui sedang melayani rute penerbangan dari Yogyakarta dengan tujuan akhir Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar.

Berdasarkan data navigasi yang diterima, posisi terakhir pesawat diperkirakan berada di titik koordinat 04°57’08” Lintang Selatan dan 119°42’54” Bujur Timur.

Lokasi ini secara geografis mencakup wilayah sekitar Leang-Leang yang berada di perbatasan antara Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep).

Informasi terbaru yang dihimpun menyebutkan bahwa pesawat tersebut tidak dalam keadaan kosong. Terdapat total 11 orang di dalam pesawat naas tersebut, yang terdiri dari delapan kru dan tiga orang penumpang.

Adapun data kru yang bertugas dalam penerbangan tersebut meliputi Capt Andy Dahananto, Sic Fo Yudha Mahardika, XCU Capt Sukardi, FO Hariadi, EOB Frankyd Tanamal, BOB Junaidi, serta dua awak kabin (Flight Attendant) yakni Florencia Lolita S dan Esther Aprilita S.

Sementara itu, tiga penumpang yang tercatat dalam manifest penerbangan bernama Deden, Ferry, dan Yoga.

Merespons situasi darurat ini, Basarnas Makassar bergerak cepat setelah menerima notifikasi dari AirNav Makassar.

Kepala Bidang Operasi SAR Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengerahkan kekuatan personel untuk menyisir lokasi yang diduga menjadi titik terakhir pesawat terdeteksi.

“Saat ini kami telah menuju ke lokasi setelah diberikan titik koordinat dari AirNav, di sekitaran Leang-leang, Kabupaten Maros,” ujar Andi Sultan, seperti dikutip dari CNN.

Baca juga:  Tim SAR Gabungan TNI AD Berhasil Amankan Black Box Pesawat PK-THT

Strategi pencarian dilakukan secara bertahap dengan mengerahkan tiga tim (sortir).

Tim pertama yang terdiri dari lima orang diterjunkan khusus untuk melakukan asesmen awal atau penilaian medan di lokasi kejadian. Selanjutnya, tim kedua sebanyak 15 orang menyusul untuk memperkuat pencarian.

“Sortir berikutnya akan kami berangkatkan bersama potensi SAR yang ada, total sekitar 25 hingga 40 orang personel gabungan,” tambah Andi Sultan.

Ia menjelaskan bahwa pengerahan personel dilakukan dengan hati-hati mengingat perlunya penyesuaian dengan kondisi medan di lapangan.

Di tempat terpisah, pihak kepolisian juga telah menerima laporan mengenai insiden ini.

Kapolres Maros, AKBP Douglas Mahendrajaya, menyatakan bahwa jajarannya sedang melakukan verifikasi dan pengecekan langsung di lapangan untuk memastikan kebenaran dan detail kejadian.

“Iya benar, infonya demikian tapi kami masih pastikan dulu,” ucap AKBP Douglas Mahendrajaya singkat.

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih terus berupaya menjangkau titik koordinat yang dimaksud.

Belum ada laporan visual mengenai kondisi fisik pesawat maupun nasib kesebelas orang yang berada di dalamnya.

Basarnas berjanji akan terus memberikan pembaruan informasi seiring dengan perkembangan operasi pencarian di lapangan.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *