banner 970x250
Hukrim

Gibran Tanggapi Materi ‘Mens Rea’ Pandji: Dukung Kreativitas tapi Ingatkan Etika

×

Gibran Tanggapi Materi ‘Mens Rea’ Pandji: Dukung Kreativitas tapi Ingatkan Etika

Sebarkan artikel ini
Foto: Kemenpora
Example 468x60

RAGAM – Kegaduhan akibat materi stand up comedy bertajuk Mens Rea yang dibawakan oleh komika senior Pandji Pragiwaksono akhirnya mendapat respons langsung dari Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka.

Meski namanya menjadi salah satu objek materi yang memicu kontroversi, Putra Sulung Jokowi ini justru menunjukkan sikap terbuka.

banner 300x600

Dalam pernyataan resminya pada Hari Rabu (4/2/2026), Wapres Gibran menyatakan tidak ingin membatasi kreativitas generasi muda.

Ia justru memberikan dorongan agar para konten kreator dan seniman, termasuk Pandji, tetap berani bersuara.

“Saya mendukung anak-anak muda Indonesia, termasuk Saudara Pandji Pragiwaksono, untuk terus berkarya dan menyuarakan masukan yang bermanfaat untuk pembangunan bangsa,” ujar Gibran di Jakarta, dikutip dari Liputan6.

Kendati demikian, Gibran memberikan catatan penting mengenai koridor demokrasi di Indonesia.

Menurutnya, kebebasan berekspresi yang dijamin oleh negara harus tetap berjalan beriringan dengan kearifan lokal.

Ia mengingatkan bahwa setiap pendapat sebaiknya disampaikan dengan tetap menjunjung tinggi norma agama dan budaya yang berlaku di masyarakat.

Di sisi lain, proses hukum terkait polemik ini terus bergulir.

Pihak kepolisian telah mengagendakan pemeriksaan terhadap Pandji Pragiwaksono sebagai tindak lanjut atas lima laporan yang masuk.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengonfirmasi bahwa penyidik telah menjadwalkan klarifikasi pada Jumat (6/2/2026).

“Saudara PP diminta untuk hadir klarifikasi pukul 10.00 WIB,” jelas Budi Hermanto, pada Selasa (3/2/2026).

Sejauh ini, polisi telah memeriksa 10 orang saksi terkait dugaan pencemaran nama baik tersebut.

Pihak kepolisian berharap Pandji dapat hadir memenuhi panggilan agar duduk perkara kasus ini menjadi terang benderang.

Menanggapi situasi hukum yang menjeratnya, Pandji Pragiwaksono memastikan dirinya tidak akan lari dari tanggung jawab.

Baca juga:  Kapolda Sulsel Resmikan Masjid Ar-Rahman Bharaduta di Takalar

Saat menyambangi kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Pandji menegaskan komitmennya untuk menghormati proses hukum.

“Saya tidak akan menghindar, saya tidak akan menghindari panggilan. Ketika diminta untuk hadir, saya akan hadir,” tegas Pandji, pada Selasa (3/2/2026).

Ia meyakini bahwa segala proses yang berjalan nantinya akan berujung pada kebaikan.

Pandji juga mengklarifikasi bahwa tidak ada niat jahat (mens rea) di balik penampilannya.

Menurutnya, tujuannya murni untuk menghibur penonton agar tertawa.

Senada dengan kliennya, Kuasa Hukum Pandji, Haris Azhar, menilai bahwa materi komedi seharusnya tidak serta-merta ditarik ke ranah pidana.

Menurut Haris, ekspresi seni baru bisa dipidana jika mengandung ajakan kekerasan atau kampanye yang melanggar hukum.

“Yang terjadi sama Pandji alhamdulillah ketawa semua,” ujar Haris membela kliennya.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *