banner 970x250
Politik

Dasco Tegaskan Prabowo Bakal Evaluasi Kinerja Dulu Sebelum Putuskan Maju Lagi

×

Dasco Tegaskan Prabowo Bakal Evaluasi Kinerja Dulu Sebelum Putuskan Maju Lagi

Sebarkan artikel ini
Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad
Example 468x60

POLITIK – Isu mengenai dukungan agar Presiden Prabowo Subianto kembali maju untuk periode kedua mulai disuarakan oleh sejumlah tokoh dan partai politik.

Menanggapi dinamika tersebut, Partai Gerindra menegaskan bahwa sang Ketua Umum saat ini belum memikirkan kontestasi politik mendatang dan memilih fokus pada pembuktian kinerja di periode pertamanya.

banner 300x600

Penegasan tersebut disampaikan oleh Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, saat ditemui di kediaman Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Jumat (6/2/2026).

Menurut Dasco, keputusan untuk maju kembali atau tidak, sepenuhnya akan bergantung pada hasil evaluasi kinerja pemerintahan saat ini.

Prabowo disebut ingin memastikan apakah mandat yang diembannya saat ini benar-benar tuntas dan memberikan manfaat nyata bagi rakyat Indonesia.

“Jadi yang pertama, Pak Prabowo itu akan menentukan langkah setelah melihat dalam periode pertama, apakah pekerjaan dan tugas-tugas dapat diselesaikan dengan baik dan bermanfaat untuk rakyat ini,” ujar Dasco, seperti dikutip dari Liputan6.

Terkait aspirasi “dua periode” yang mulai bermunculan dari eksternal, Dasco menilainya sebagai hal yang lumrah dalam politik, namun ia menekankan bahwa hal tersebut saat ini masih sebatas wacana semata.

Di luar isu kepemimpinan nasional, Dasco juga menyampaikan pesan keras dari Prabowo kepada seluruh kader Gerindra, baik yang duduk di kursi eksekutif maupun legislatif.

Presiden mewanti-wanti agar para kader menjaga integritas dan tidak melakukan tindakan tercela yang mencoreng nama baik partai maupun institusi.

Peringatan ini tidak main-main. Dasco menegaskan bahwa partai tidak akan memberikan perlindungan atau pembinaan bagi kader yang terbukti melakukan pelanggaran fatal.

“Kita bisa sampaikan bahwa apabila ada kader yang melakukan, maka kemudian tidak akan mendapatkan pembinaan,” tegasnya.

Sikap hati-hati Prabowo terkait isu dua periode ini sebenarnya konsisten dengan pernyataannya tahun lalu.

Baca juga:  Mahkamah Konstitusi Resmi Cabut Presidential Threshold

Dalam Kongres IV Tidar pada Mei 2025 silam, Prabowo sempat menegur kader muda yang meneriakkan dukungan dua periode karena merasa masa jabatannya belum genap satu tahun dan masih terlalu dini untuk membicarakan kekuasaan selanjutnya.

Kala itu, Prabowo menegaskan bahwa evaluasi diri dan kehendak Tuhan-lah yang akan menjadi penentu langkah politiknya di 2029.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *