banner 970x250
Nasional

Prabowo: Jika Dikelola Baik, Dana Umat Bisa Himpun Rp 500 Triliun per Tahun

×

Prabowo: Jika Dikelola Baik, Dana Umat Bisa Himpun Rp 500 Triliun per Tahun

Sebarkan artikel ini
Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev
Example 468x60

NASIONAL – Presiden Prabowo Subianto menyoroti potensi ekonomi raksasa yang dimiliki oleh umat Islam di Indonesia.

Dalam pidatonya pada pengukuhan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2025-2030, Presiden mengungkapkan rencana strategis pembentukan badan khusus untuk mengelola dana umat yang nilainya ditaksir sangat fantastis.

banner 300x600

Berbicara di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Sabtu (7/2/2026), Prabowo menyebut bahwa berdasarkan kalkulasi yang dilaporkan Menteri Agama Nasaruddin Umar, sentralisasi pengelolaan dana umat bisa menghasilkan akumulasi dana minimal Rp 500 triliun per tahun.

“Saya menerima laporan dari Menteri Agama, apabila dana umat ini terkelola dalam satu sistem yang baik, potensinya minimal mencapai Rp 500 triliun dalam setahun. Ini angka yang bisa menggerakkan kebangkitan bangsa,” ujar Prabowo di hadapan para ulama.

Selain aspek ekonomi, Prabowo juga menyinggung soal simbol kehadiran institusi Islam di pusat pemerintahan dan bisnis.

Menanggapi keluhan mengenai lokasi kantor MUI yang dinilai kurang representatif dan sulit ditemukan, Presiden berjanji akan menghadirkan “landmark” baru bagi organisasi Islam di kawasan paling bergengsi di Ibu Kota.

Pemerintah berencana mengalokasikan lahan seluas 4.000 meter persegi tepat di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI).

Tidak tanggung-tanggung, sebuah gedung pencakar langit setinggi 40 lantai diproyeksikan akan dibangun di sana untuk digunakan oleh MUI dan berbagai ormas Islam lainnya.

“Nanti kantor-kantor institusi Islam akan berdiri megah di jantung Ibu Kota, bukan hanya hotel atau mal saja. Kita bangun gedung 40 lantai, teknisnya terserah Menteri Agama,” tegas mantan Menteri Pertahanan tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menekankan pentingnya persatuan antara ulama dan umara (pemerintah) sebagai benteng pertahanan negara.

Ia secara khusus meminta dukungan para ulama dalam agenda besarnya memberantas korupsi, yang ia akui menghadapi resistensi keras dari para “garong” kekayaan negara.

Baca juga:  Gubernur Andi Sudirman Serahkan Rp15 Miliar untuk Pangkep

Prabowo menyatakan bahwa dukungan MUI memberinya “suntikan keberanian” baru untuk tidak gentar menghadapi serangan balik dari para koruptor yang mencoba mengadu domba dan menciptakan instabilitas.

“Setiap kali kita ingin menegakkan hukum dan keadilan, kelompok koruptor ini menyerang balik. Namun karena saya sudah disumpah untuk rakyat dan konstitusi, saya tidak akan mundur,” ucapnya dengan nada tegas.

Menutup pidatonya, Presiden mengapresiasi rekam jejak MUI yang selalu hadir paling depan saat negara dilanda bencana, mulai dari tsunami Aceh hingga gempa di Sumatera Barat.

Menjelang bulan suci Ramadan yang tinggal sepekan lagi, Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk menyelesaikan segala perbedaan melalui musyawarah dan berdoa agar Indonesia dijauhkan dari perpecahan.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *