banner 970x250
Internasional

Saling Serang AS-Israel dan Iran, Prabowo Siap Tawarkan Diri Jadi Mediator

×

Saling Serang AS-Israel dan Iran, Prabowo Siap Tawarkan Diri Jadi Mediator

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

INTERNASIONAL – Ketegangan di Timur Tengah mencapai titik didih menyusul rentetan serangan udara gabungan yang dilancarkan militer Amerika Serikat dan Israel ke sejumlah wilayah Iran pada hari Sabtu (28/02/2026).

Merespons eskalasi yang mengancam stabilitas global tersebut, Pemerintah Indonesia melalui Presiden Prabowo Subianto menyatakan kesiapannya untuk turun tangan langsung sebagai mediator guna memulihkan keamanan kawasan.

banner 300x600

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyayangkan gagalnya perundingan damai antara AS dan Iran yang sebelumnya digelar di Jenewa pada hari Kamis (26/02/2026).

Melalui pernyataan resminya, Kemlu RI mendesak seluruh pihak untuk menahan diri, menghormati integritas wilayah, dan kembali ke jalur diplomasi.

“Pemerintah Indonesia menyampaikan kesiapan untuk memfasilitasi dialog. Apabila disetujui kedua belah pihak, Presiden Indonesia bersedia bertolak ke Teheran untuk melakukan mediasi,” tulis Kemlu RI dalam keterangannya, seperti dikutip dari Liputan6.

Bersamaan dengan itu, seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di zona konflik diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan terus berkoordinasi dengan perwakilan RI terdekat.

Gempuran mematikan pada hari Sabtu tersebut diumumkan langsung oleh Presiden AS Donald Trump dengan dalih melumpuhkan ancaman fasilitas nuklir Iran.

Ini merupakan serangan besar kedua di era pemerintahannya sejak Juni 2025.

Namun, serangan mendadak itu dilaporkan tidak hanya menyasar area militer dan sekitar kediaman Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei di Teheran.

Fasilitas sipil turut menjadi korban, termasuk sebuah asrama putri di Isfahan yang hancur lebur dan merenggut puluhan nyawa siswi.

Tidak tinggal diam, Iran langsung melancarkan serangan balasan pada hari yang sama.

Dengan mengacu pada hak bela diri yang dijamin dalam Pasal 51 Piagam PBB, militer Iran menembakkan rudal ke arah Tel Aviv serta berbagai pangkalan militer AS yang tersebar di kawasan Teluk.

Baca juga:  Gubernur Andi Sudirman Serahkan Rp15 Miliar untuk Pangkep

Suara ledakan keras dilaporkan terdengar di Uni Emirat Arab, Qatar, Bahrain, dan Kuwait. Otoritas pertahanan di negara-negara Teluk tersebut, bersama dengan Yordania, mengklaim telah berhasil mencegat sejumlah proyektil rudal yang melintasi wilayah mereka.

Kedutaan Besar Iran di Jakarta juga telah mengeluarkan pernyataan resmi yang mendesak pemerintah dan elemen masyarakat Indonesia untuk mengecam agresi AS dan Israel.

Iran menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran telak terhadap Pasal 2 ayat (4) Piagam PBB.

Langkah berani Presiden Prabowo untuk menawarkan mediasi mendapat dukungan penuh dari pengamat geopolitik.

Direktur Geopolitik GREAT Institute, Dr. Teguh Santosa, mengapresiasi inisiatif tersebut di tengah rusaknya proses perdamaian akibat agresi Israel.

Teguh menilai bahwa serangan yang didalangi oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu tersebut membuktikan adanya agenda lain yang merugikan kawasan.

Ia juga memandang serangan balasan Iran sebagai langkah legal untuk menyeimbangkan kedudukan, dengan harapan setelah ini kedua belah pihak bersedia duduk kembali di meja perundingan dengan Indonesia sebagai fasilitatornya.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *