banner 970x250
Daerah

Takbiran di Makassar Tetap Semarak Tanpa Konvoi, Begini Arahan Wali Kota Munafri

×

Takbiran di Makassar Tetap Semarak Tanpa Konvoi, Begini Arahan Wali Kota Munafri

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar memastikan masyarakat tetap dapat merayakan malam takbiran menyambut Idulfitri 1447 Hijriah dengan penuh kegembiraan, namun dengan tetap mengedepankan ketertiban dan kenyamanan bersama.

Takbiran menyambut hari kemenangan ini diperkirakan akan berlangsung pada Kamis (19/03/2026) malam atau Jumat (20/03/2026).

banner 300x600

Pihak pemerintah kota pada dasarnya tidak melarang pelaksanaan takbiran.

Masyarakat tetap diberikan ruang seluas-luasnya untuk mengumandangkan takbir, baik di lorong-lorong maupun di sekitar masjid pada tingkat wilayah masing-masing.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa meskipun pawai atau takbir keliling ditiadakan seperti tahun-tahun sebelumnya, ruang bagi umat muslim untuk menghidupkan malam takbiran tetap difasilitasi.

Selaku Wali Kota, Munafri mengimbau masyarakat agar memusatkan kegiatan takbiran di lingkungan masing-masing sebagai bentuk menjaga ketertiban dan keamanan kota jelang hari raya. Hal tersebut disampaikannya pada Selasa (17/03/2026).

“Kami mengimbau untuk takbiran di lingkungan masing-masing di tingkat kecamatan, bukan keliling di jalan raya. Ini sebagai langkah menjaga ketertiban, keamanan, serta kenyamanan masyarakat,” imbuh Munafri.

Pelaksanaan takbiran diharapkan dapat berlangsung lebih khidmat untuk menjaga situasi kota tetap kondusif.

Selain larangan konvoi kendaraan di jalan raya, masyarakat juga diperingatkan untuk tidak menyalakan petasan atau mercon yang dapat mengganggu ketenangan lingkungan dan membahayakan keselamatan.

“Boleh takbir di wilayah masing-masing, di tingkat kecamatan, kelurahan, maupun di lingkungan masjid setempat. Tentu ada batasan, tanpa konvoi kendaraan di jalan umum, apalagi membunyikan petasan atau menggunakan knalpot bising yang mengganggu pengguna jalan,” tegas Wali Kota Makassar tersebut.

Selama ini, tradisi takbir keliling sering diwarnai dengan iring-iringan kendaraan, penggunaan petasan, hingga atraksi di jalan raya.

Mengingat volume kendaraan di Kota Makassar saat ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan, Munafri mengingatkan bahwa malam takbiran sejatinya adalah momen untuk memperbanyak zikir dan doa sebagai ungkapan syukur usai berpuasa sebulan penuh di bulan Ramadan.

Baca juga:  Harga Kakao Gairahkan Ekonomi Petani

Untuk memastikan kegiatan di tingkat wilayah berjalan tertib, Pemkot Makassar meminta jajaran camat, lurah, ketua RT/RW, hingga tokoh masyarakat turut andil mengawasi warganya.

Masyarakat yang ingin melaksanakan kegiatan takbiran juga diminta tetap berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan maupun aparat setempat.

Selain mengatur ketertiban malam takbiran, Pemerintah Kota Makassar juga menetapkan bahwa pelaksanaan salat Idulfitri tahun ini akan dipusatkan di Lapangan Karebosi.

Wali Kota mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga dari kecamatan dan kelurahan di sekitar kawasan tersebut, untuk hadir dan melaksanakan salat berjamaah bersama-sama di Lapangan Karebosi.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *