LUWU – Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu menegaskan komitmennya menjaga pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal sejak masa libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, hinggga berakhirnya skema Work From Anywhere (WFA) 27 maret 2026.
Kepala Dinas Kesehatan Luwu, dr Rosnwary Basir, memastikan bahwa hingga hari ini, Selasa (24/3/2026), seluruh layanan kesehatan masih berjalan dengan baik dan normal, tanpa gangguan berarti.
“Sejak awal masa libur hingga hari ini, 24 Maret, pelayanan kesehatan tetap berjalan lancar. Kami juga pastikan kondisi ini akan terus terjaga hingga 30 Maret nanti setelah masa WFA berakhir,” ujar dr Rosnwary.
Ia menegaskan, layanan prioritas seperti rawat inap dan Unit Gawat Darurat (UGD) tetap siaga 24 jam penuh, sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menjamin keselamatan dan kesehatan masyarakat.
“Untuk layanan kegawatdaruratan, tidak ada kompromi. UGD dan rawat inap tetap beroperasi 24 jam, sehingga masyarakat tetap bisa mendapatkan penanganan cepat kapan pun dibutuhkan,” jelasnya.
Selain itu, pelayanan kesehatan di seluruh puskesmas (PKM) juga tetap berjalan seperti hari biasa. Hal ini sesuai instruksi Bupati Luwu agar pelayanan dasar kepada masyarakat tidak terhenti selama libur Lebaran.
“Puskesmas tetap buka dan melayani masyarakat seperti biasa. Ini bentuk komitmen kami agar akses layanan kesehatan tetap mudah dijangkau,” tambahnya.
Terkait pengaturan kerja aparatur, dr Rosnwary menyebutkan bahwa pada 26 dan 27 Maret 2026 akan diberlakukan sistem WFA bagi sebagian pegawai. Meski demikian, pelayanan di fasilitas kesehatan tetap berjalan melalui pengaturan jadwal piket tenaga medis.
“Petugas kesehatan tetap siaga sesuai jadwal. Jadi meskipun ada WFA, pelayanan tidak terganggu,” tegasnya.
Dengan kesiapan tersebut, Dinas Kesehatan Luwu memastikan masyarakat tidak perlu khawatir, karena layanan kesehatan tetap hadir secara maksimal, mulai dari awal libur hingga kembali normal sepenuhnya pada 30 Maret 2026.










