banner 970x250
Pendidikan

Pegadaian Mengajar Edukasi Mahasiswa STIKES Datu Kamanre Bedakan Kebutuhan dan Keinginan

×

Pegadaian Mengajar Edukasi Mahasiswa STIKES Datu Kamanre Bedakan Kebutuhan dan Keinginan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

LUWU – STIKES Datu Kamanre berkolaborasi dengan PT Pegadaian Cabang Belopa dalam menghadirkan kegiatan edukatif bertajuk Pegadaian Mengajar yang dilaksanakan di Gedung Bappeda Kabupaten Luwu, Selasa (31/03/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi, yakni S1 Keperawatan, S1 Administrasi Kesehatan, dan S1 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), sebagai bagian dari upaya penguatan literasi keuangan di kalangan generasi muda.

banner 300x600

Ketua STIKES Datu Kamanre, Andi Zullylat Tazlilah Basmin, dalam sambutannya menegaskan pentingnya membangun pola pikir visioner sejak masa perkuliahan, termasuk dalam hal pengelolaan keuangan.

“Mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga harus mampu merencanakan masa depan dengan baik, termasuk dalam mengelola keuangan secara bijak,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari pengembangan soft skill mahasiswa, sekaligus mendorong terbentuknya karakter yang disiplin dan terencana.

Pimpinan Cabang PT Pegadaian Belopa, Untung Triono, menyampaikan bahwa program Pegadaian Mengajar merupakan bagian dari komitmen Pegadaian dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda, khususnya mahasiswa.

“Kami sangat mengapresiasi STIKES Datu Kamanre yang telah membuka ruang kolaborasi ini. Harapannya, mahasiswa dapat memahami pentingnya pengelolaan keuangan sejak dini,” ungkapnya.

Materi utama disampaikan oleh Adnan, yang menekankan pentingnya membedakan antara kebutuhan dan keinginan, serta bagaimana mahasiswa dapat mengatur keuangan secara efektif di tengah berbagai kebutuhan perkuliahan.

Dalam pemaparannya, ia memperkenalkan metode pengelolaan keuangan sederhana dengan konsep 50/30/20, yakni alokasi 50 persen untuk kebutuhan, maksimal 30 persen untuk keinginan, serta 20 persen untuk tabungan dan investasi.

Selain itu, mahasiswa juga diberikan pemahaman terkait pentingnya investasi, khususnya investasi emas, sebagai salah satu instrumen yang relatif stabil dan mampu menjaga nilai aset dari inflasi.

Baca juga:  IKB Kurnia Jaya Persada Bertransformasi Menjadi Universitas

Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari mahasiswa yang aktif mengikuti sesi materi hingga diskusi. Hal ini menunjukkan tingginya minat mahasiswa dalam meningkatkan literasi keuangan sebagai bekal menghadapi masa depan.

Melalui kolaborasi ini, STIKES Datu Kamanre terus mendukung pengembangan mahasiswa tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga dalam membangun kesiapan menghadapi tantangan global, termasuk dalam aspek finansial.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *