banner 970x250
DaerahOlahraga

Raih Juara Dua, Pembinaan Sepak Bola Usia Dini di Desa Raja Tunjukkan Hasil Positif

45
×

Raih Juara Dua, Pembinaan Sepak Bola Usia Dini di Desa Raja Tunjukkan Hasil Positif

Sebarkan artikel ini
Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) MIJ Balambang sukses meraih posisi runner up pada Turnamen Tabi Pasenggong Cup I U-15 Tahun 2026.(ist)
Example 468x60

LUWU – Prestasi membanggakan ditorehkan anak-anak muda asal Desa Raja, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu.

Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) MIJ Balambang sukses meraih posisi runner up pada Turnamen Tabi Pasenggong Cup I U-15 Tahun 2026, setelah berhasil melaju hingga partai final.

banner 300x600

Laga final Tabi Pasenggong Cup I U-15 2026 berlangsung pada Sabtu (10/5/2026) di Desa Buntu Kunyi, Kecamatan Suli, mempertemukan SSB MIJ Balambang melawan Soeratin Andi Djemma Luwu.

Pada pertandingan tersebut, tim Soeratin Andi Djemma Luwu tampil dominan dan berhasil mengamankan kemenangan dengan skor 3-0, sekaligus keluar sebagai juara pertama turnamen.

Tiga gol kemenangan Soeratin Andi Djemma Luwu dicetak oleh Akbar yang memborong dua gol, sementara satu gol lainnya disumbangkan oleh Iksan.

Meski harus puas sebagai runner up, capaian SSB MIJ Balambang tetap mendapat apresiasi.

Tim yang dihuni anak-anak asal Desa Raja itu dinilai berhasil menunjukkan semangat juang tinggi dan potensi besar sepak bola usia dini di Kabupaten Luwu.

Turnamen Tabi Pasenggong Cup I U-15 Tahun 2026 digelar mulai 29 April hingga 10 Mei 2026 di Desa Buntu Kunyi, Kecamatan Suli, dan dirangkaikan dengan kegiatan pesta panen masyarakat.

Panitia juga menyiapkan hadiah berupa piala, sertifikat, dan uang pembinaan bagi para pemenang.

Berikut daftar juara Tabi Pasenggong Cup I U-15 2026:

Juara 1: Soeratin U-15 Luwu

Mendapat piala, sertifikat, dan uang pembinaan Rp4 juta.

Juara 2: SSB MIJ Balambang

Mendapat piala, sertifikat, dan uang pembinaan Rp3 juta.

Juara 3 Bersama:

Masing-masing memperoleh piala, sertifikat, dan uang pembinaan Rp1,5 juta.

Kepala Pelatih SSB MIJ Balambang, Coach Jabar, mengaku bangga terhadap perjuangan anak asuhnya yang mampu menembus final meski belum berhasil mengangkat trofi juara.

Baca juga:  Pemkab Luwu Bahas Arah RPKD 2025–2029 untuk Percepat Penurunan Kemiskinan

“Kami tetap bersyukur dan bangga atas perjuangan anak-anak. Mereka sudah bermain maksimal hingga sampai di final. Ini menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk lebih baik lagi ke depan,” ujarnya.

Selaku pelatih Coach Jabar, menilai pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa anak-anak desa memiliki potensi besar di bidang olahraga jika mendapat pembinaan yang berkelanjutan.

“Alhamdulillah, ini menjadi kebanggaan bagi Desa Raja. Anak-anak menunjukkan semangat luar biasa. Ke depan kami berharap pembinaan sepak bola usia dini terus mendapat dukungan agar lahir pemain-pemain berbakat dari desa,” katanya.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *