banner 970x250
Daerah

BNN dan Pemkot Palopo Sinergi Wujudkan Instansi dan Tempat Kerja Bersih Narkoba

2
×

BNN dan Pemkot Palopo Sinergi Wujudkan Instansi dan Tempat Kerja Bersih Narkoba

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PALOPO – Sinergi lintas sektor dalam memberantas penyalahgunaan narkotika terus digencarkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palopo bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo.

Upaya nyata tersebut diwujudkan melalui Kegiatan Koordinasi Pengembangan Program Pemberdayaan Instansi atau Tempat Kerja Bersih Narkoba yang berlangsung di Café D’ Twins Palopo pada Kamis (21/05/2026).

banner 300x600

Acara strategis ini dibuka secara resmi oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Palopo, Andi Musakkir.

Kondisi peredaran gelap narkoba saat ini dinilai kian memprihatinkan dengan beragam modus operandi baru yang memanfaatkan kemajuan teknologi, khususnya melalui media sosial.

Di Kota Palopo sendiri, angka penyalahgunaan menunjukkan tren peningkatan yang cukup mengkhawatirkan.

Hingga bulan Mei tahun ini saja, tercatat sudah ada 118 orang yang berstatus menjalani rawat jalan.

Angka ini melonjak tajam mengingat pada tahun sebelumnya, total pasien rawat jalan selama setahun penuh berada di angka 142 orang.

Kepala BNN Kota Palopo, AKBP Herman, dalam sambutannya menekankan pentingnya komitmen bersama antara pemerintah, pihak swasta, dan stakeholder terkait untuk menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari pengaruh narkotika.

Ia menegaskan bahwa program tempat kerja bersih narkoba tidak boleh hanya berhenti pada tataran seremonial belaka.

“Program ini harus diwujudkan melalui langkah-langkah nyata, seperti penyusunan regulasi atau kebijakan internal melalui peraturan daerah, pelaksanaan sosialisasi secara berkala, pembentukan relawan anti-narkoba, hingga pelaksanaan deteksi dini yang berkelanjutan di lingkungan kerja,” urai AKBP Herman.

Sementara itu, Kasatpol PP Kota Palopo, Andi Musakkir, saat membacakan amanat tertulis dari Wali Kota Palopo, mengingatkan bahwa narkoba adalah musuh bersama sekaligus bahaya laten yang mampu menghancurkan seluruh segmen kehidupan tanpa toleransi sedikit pun.

Baca juga:  Turut Berduka, Bupati Lutra Hadir Langsung di Rumah Duka Awhin Sanjaya

Menurutnya, ancaman peredaran barang haram tersebut kini tidak lagi mengenal batas status sosial dan telah merambah ke area tempat kerja.

Tidak sedikit kasus penyalahgunaan narkoba yang justru menjerat kalangan usia produktif, baik dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun karyawan swasta.

“Kondisi ini tentu tidak boleh dibiarkan saja. Selain berdampak buruk pada kondisi mental pekerja, hal ini juga akan menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi atau perusahaan tempat mereka bernaung,” tegas Andi Musakkir.

Mengakhiri arahannya, ia menegaskan bahwa kewaspadaan harus dibangun secara terpadu. Upaya pencegahan butuh akselerasi agar target memutus rantai peredaran narkoba dapat terwujud dengan cepat dan tepat melalui penguatan kerja sama yang solid antarinstansi di Kota Palopo.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *