banner 970x250
Daerah

Lakalantas di Depan Pasar Bua, Pengunjung Soroti Tidak Adanya Petugas Pengatur Jalan

7
×

Lakalantas di Depan Pasar Bua, Pengunjung Soroti Tidak Adanya Petugas Pengatur Jalan

Sebarkan artikel ini
Lakalantas di Depan Pasar Bua, Pengunjung Soroti Tidak Adanya Petugas Pengatur Jalan
Korban lakalantas di Depan Pasar Rakyat Bua, saat dievakuasi dan dilarikan ke Puskemas Bua, menggunakan mobil pickup.(Chaeruddin)
Example 468x60

LUWU – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) terjadi di depan Pasar Rakyat Bua (Pasar Bua.red), Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, sekitar pukul 07.53 WITA, Selasa (14/7/2026).

Insiden yang terjadi di salah satu titik padat aktivitas masyarakat tersebut mengakibatkan dua pengendara mengalami luka-luka.

banner 300x600

Berdasarkan informasi yang dihimpun sindosulsel.com di lokasi kejadian, kecelakaan bermula saat seorang pengendara sepeda motor hendak menyeberang dari area pasar melalui pintu sebelah selatan menuju jalan poros.

Pada saat bersamaan, sebuah sepeda motor yang melaju dari arah utara diduga datang dengan kecepatan tinggi dan langsung menabrak kendaraan yang sedang menyeberang.

“Pengendara motor yang menyebrang ditabrak. Kencang memang larinya motor yang menabrak, pengendara motor yang menabrak terlempar,” ujar seorang warga yang bertugas sebagai penagih retribusi di Pasar Bua.

Dari pantauan di lokasi, pengendara yang diduga menabrak terlihat tidak sadarkan diri.

Darah juga tampak keluar dari bagian kepala korban diduga akibat benturan keras saat kecelakaan terjadi.

Warga yang berada di sekitar lokasi langsung memberikan pertolongan dengan membawa korban ke Puskesmas Bua untuk mendapatkan penanganan medis.

“Kasi singgah itu mobil open cup (pick up), bawa ke Puskesmas cepat,” ujar sejumlah warga yang membantu evakuasi korban.

Sementara itu, pengendara yang hendak menyeberang mengeluhkan rasa sakit pada bagian belakang kepala.

“Kepala ku sakit, di bagian belakang,” ujar korban sembari memegang kepalanya, yang kemudian diketahui bernama Taslim, warga Desa Puty, Kecamatan Bua.

Hingga berita ini diterbitkan, identitas pengendara yang diduga menabrak belum diketahui.

Sejumlah warga menduga korban merupakan seorang pekerja minimarket yang berada di wilayah tersebut.

Petugas penarik retribusi Pasar Bua mengungkapkan bahwa ruas jalan poros di depan pasar merupakan salah satu titik yang cukup rawan kecelakaan lalu lintas.

Baca juga:  Polemik Tapal Batas di Bua Luwu, Kades Karang-Karangan Minta Bappelitbangda Turun Tangan

Menurutnya, kecelakaan di kawasan tersebut bukan kali pertama terjadi.

Bahkan, tidak sedikit korban yang harus dilarikan ke Puskesmas Bua maupun dirujuk ke rumah sakit akibat kecelakaan di lokasi tersebut.

“Memang sering terjadi kecelakaan di depan pasar. Sudah banyak juga korban yang dibawa ke Puskesmas atau rumah sakit,” ungkapnya.

Pantauan sindosulsel.com sebelum maupun sesaat setelah kejadian menunjukkan tidak terlihat adanya petugas pengatur lalu lintas di sekitar lokasi, baik dari Satuan Lalu Lintas Polres Luwu maupun dari Dinas Perhubungan.

Kondisi tersebut mendapat sorotan dari sejumlah warga dan pengunjung pasar yang menilai perlunya kehadiran petugas pada jam-jam sibuk, terutama saat aktivitas pasar sedang berlangsung.

“Kita tidak mau cari kambing hitam, yang terjadi sudah terjadi. Tapi andaikan ada petugas yang atur lalu lintas, mungkin saja ini tidak terjadi,” ujar salah seorang pengunjung pasar.

Ia berharap pemerintah dan instansi terkait tidak hanya fokus pada pengelolaan aktivitas pasar seperti penarikan uang retribusi, tetapi juga memberikan perhatian terhadap aspek keselamatan pengguna jalan.

“Pemerintah jangan hanya menarik retribusi ke pengunjung pasar. Mestinya keselamatan pengendara juga menjadi perhatian,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi maupun identitas lengkap korban dalam peristiwa tersebut.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *