LUWU – Sebuah gudang Kayu rata dengan tanah setelah dilalap si jago merah kurang dari satu jam, sekitar pukul 06.0.5 WITA, Kamis, (16/7/2026).
Kebakaran ini terjadi di Dusun Kandoa, Desa Puty, Kecamatan Bua. Gudang Kayu disebutkan milik Hj. Nur Becce, mantan Camat Ponrang, kini hanya tersisa puing puing kayu hangus berwarna hitam pekat.
Dua unit mobil pemadam kebakaran dari Padang Sappa dikerahkan, namun tak mampu menyelamatkan gudang tersebut.
Meski dengan kondisi gerimis, namun api yang berkobar dengan cepat melalap bangunan yang terbuat dari kayu tersebut beserta isinya.
Menurut keterangan warga sekitar, mereka sempat mendengar suara letusan di malam hari.
“Semalam ada memang suara letusan di sekitar gudang,” ujar salah seorang perempuan namun enggan menyebutkan namanya.
“Pagi baru ada api terlihat dan tiba-tiba membesar,” lanjutnya perempuan tersebut.
Hingga berita ini dibuat, belum ada keterangan resmi dari pemerintah setempat maupun dari Damkar dan BPBD Kabupaten Luwu.
Dalam musibah kebakaran ini tidak ada korban jiwa baik meninggal maupun luka-luka.
“Tidak ada yang tinggal di sana, memang cuma gudang penyimpanan kayu,” kata seorang Ibu lainnya.
“Dari semalam memang ada api menyala, tapi hanya biasa, api kecil. Pagi ini tiba-tiba apinya besar,” lanjutnya kepada sindosulsel.com di lapangan.
















