banner 970x250
Daerah

MDA Gandeng Pemkab dan Kampus Latih UMKM dari 21 Desa di Luwu

5
×

MDA Gandeng Pemkab dan Kampus Latih UMKM dari 21 Desa di Luwu

Sebarkan artikel ini
MDA Gandeng Pemkab dan Kampus Latih UMKM dari 21 Desa di Luwu
Example 468x60

LUWU – Sebanyak 42 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari 21 desa di Kabupaten Luwu mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas melalui program Resota UMKM 2026 yang digelar PT Masmindo Dwi Area (MDA) bersama Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Kabupaten Luwu. Siaran Pers_20260927_Resota UMKM

Pelatihan turut melibatkan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Hasanuddin serta FEB Universitas Muhammadiyah Palopo. Program tersebut menjadi bagian dari kegiatan Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) MDA di wilayah operasionalnya. Siaran Pers_20260927_Resota UMKM

banner 300x600

Rangkaian pelatihan berlangsung selama lima hari, mulai Selasa (22/09/2026) hingga Sabtu (26/09/2026). Peserta mendapat materi mengenai pemetaan kondisi dan tantangan usaha, pengurusan perizinan, pencatatan keuangan hingga pemanfaatan kanal promosi digital untuk memperluas pemasaran. Siaran Pers_20260927_Resota UMKM

Pada akhir rangkaian, sebanyak 10 UMKM terpilih ditetapkan untuk memperoleh paket bantuan modal dari MDA serta pendampingan usaha dari Universitas Muhammadiyah Palopo. Siaran Pers_20260927_Resota UMKM

Nama “Resota” diambil dari bahasa lokal Luwu yang dimaknai sebagai buah dari kerja keras dan keuletan. Nama tersebut digunakan untuk menggambarkan semangat pengembangan usaha agar pelaku UMKM dapat lebih mandiri. Siaran Pers_20260927_Resota UMKM

Direktur Human Capital and Corporate Services MDA Muhammad Suhada mengatakan pelatihan tersebut merupakan tahap awal untuk memperkuat kemampuan masyarakat dalam menjalankan dan mengembangkan usaha.

“Prinsip utamanya adalah usaha dan ikhtiar. Kita harus yakin bahwa usaha tidak pernah mengkhianati hasil. Apa yang kita tanam, itulah yang akan kita petik. Ini adalah tahap awal untuk memperkuat kemampuan dan kemandirian masyarakat dalam berwirausaha,” ujar Suhada. Siaran Pers_20260927_Resota UMKM

Ia berharap kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat dapat membantu UMKM berkembang serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Kabupaten Luwu.

Baca juga:  Akses Wajo-Luwu Lumpuh, Massa Cor Jalan Tuntut Provinsi Luwu Raya

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Kabupaten Luwu Bustan mengapresiasi pendampingan yang dilakukan terhadap pelaku UMKM.

“Kami sangat berterima kasih kepada Masmindo dengan adanya kegiatan ini. Di beberapa kesempatan, kami membawa koperasi dan UMKM binaan MDA untuk mengikuti event pameran. Alhamdulillah, produk olahan UMKM tersebut laku di pasaran,” kata Bustan. Siaran Pers_20260927_Resota UMKM

Ia berharap pelatihan serupa dapat membantu meningkatkan kualitas usaha para peserta, terutama UMKM yang berada di wilayah operasional MDA. Siaran Pers_20260927_Resota UMKM

Setelah pelatihan selesai, pendampingan terhadap UMKM direncanakan berlanjut dengan melibatkan Forum Desa (Fordes) MATAPPA untuk memantau perkembangan usaha di masing-masing desa. Skema tersebut diarahkan agar program pengembangan usaha tetap terhubung dengan kebutuhan masyarakat setempat. Siaran Pers_20260927_Resota UMKM

Program Resota UMKM diharapkan tidak berhenti pada pelatihan, tetapi berlanjut pada penguatan kapasitas usaha, akses pemasaran, pengelolaan keuangan, dan pendampingan bagi pelaku usaha di desa.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *