banner 970x250
Pendidikan

Aliyah: Matematika Membantu Membaca Masalah dan Mengolah Data

16
×

Aliyah: Matematika Membantu Membaca Masalah dan Mengolah Data

Sebarkan artikel ini
Aliyah: Matematika Membantu Membaca Masalah dan Mengolah Data
Example 468x60

MAKASSAR – Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham membuka Genius on Mathematics in Real Application (GEOMETRI) 2026 di Ballroom lantai 3 Gedung Phinisi Universitas Negeri Makassar (UNM), Jumat (09/10/2026).

Kegiatan tersebut diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNM. Aliyah hadir mewakili Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin.

banner 300x600

Dalam sambutannya, Aliyah mengajak mahasiswa menerapkan matematika untuk menjawab berbagai persoalan nyata. Ia menilai matematika tidak hanya berkaitan dengan angka dan rumus, tetapi juga membentuk cara berpikir yang logis, sistematis, kritis, dan teliti.

“Matematika bukan hanya berada di ruang kelas atau di dalam lembar ujian. Matematika hadir dalam kehidupan kita sehari-hari. Matematika dapat membantu kita membaca masalah, mengolah data, memprediksi kondisi, dan merancang solusi,” ungkapnya.

Menurut Aliyah, penerapan matematika dapat ditemukan dalam pengelolaan keuangan, perencanaan pembangunan, pengolahan data, pengembangan teknologi, hingga pengambilan keputusan berbasis data.

Karena itu, tema Mathematics in Real Application dinilai relevan untuk mempersiapkan generasi muda yang mampu menghubungkan pengetahuan teoritis dengan kebutuhan masyarakat.

Aliyah mengapresiasi HMJ Matematika FMIPA UNM atas penyelenggaraan kegiatan tersebut sebagai wadah pengembangan kemampuan akademik, kreativitas, dan pemikiran kritis mahasiswa.

Ia berharap GEOMETRI 2026 juga menjadi ruang kolaborasi untuk berbagi pengetahuan, memperluas wawasan, mengembangkan potensi, dan membangun jejaring akademik.

Aliyah menegaskan, pengembangan sumber daya manusia berkualitas menjadi fondasi pembangunan kota. Hal tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Kota Makassar, yakni Makassar Unggul, Inklusif, Aman, dan Berkelanjutan.

Menurutnya, penguasaan matematika, sains, teknologi, serta literasi digital penting untuk membentuk generasi yang kompeten dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemkot Makassar terbuka terhadap kolaborasi dengan dunia akademik untuk menghadirkan solusi atas persoalan perkotaan melalui ilmu pengetahuan dan inovasi.

Baca juga:  Universitas Andi Djemma Perkuat Tata Kelola dan Kualitas Akademik untuk Pendidikan Tinggi Indonesia Timur

Kepada peserta, Aliyah berpesan agar terus belajar, berani bertanya, mencoba hal baru, dan tidak takut melakukan kesalahan dalam proses belajar.

“Dari proses mencoba, kita belajar. Dari kesalahan, kita menemukan pengalaman. Dan dari pengalaman, kita membangun masa depan. Mari kita jadikan matematika bukan sekadar ilmu untuk menyelesaikan soal, tetapi ilmu untuk menyelesaikan persoalan kehidupan,” pesannya.

Kegiatan turut dihadiri Staf Ahli I Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Kota Makassar Akhmad Namsum; Wakil Dekan III FMIPA UNM Prof. Uca yang mewakili Dekan FMIPA UNM; serta Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Makassar Noptiadi yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan.

Hadir pula Ketua Jurusan Matematika FMIPA UNM Ja’faruddin beserta jajaran, serta Ketua Umum HMJ Matematika FMIPA UNM periode 2026–2027 Muhammad Hidayat Situru bersama pengurus.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *