banner 970x250
Pendidikan

Bukan Cuma Akademik, Aliyah Mustika Ilham Ungkap Rahasia Cetak Generasi Emas Makassar

17
×

Bukan Cuma Akademik, Aliyah Mustika Ilham Ungkap Rahasia Cetak Generasi Emas Makassar

Sebarkan artikel ini
Bukan Cuma Akademik, Aliyah Mustika Ilham Ungkap Rahasia Cetak Generasi Emas Makassar
Aliyah, menghadiri SPIDI Islamic Edu Fest 2026 yang dirangkaikan dengan peluncuran program SPIDI Makkah, Living & Learning in Saudi Arabia, di Gedung Manunggal.(ist)
Example 468x60

MAKASSAR – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menegaskan bahwa pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga harus membentuk generasi muda yang beriman, berkarakter, dan berakhlak mulia.

Pesan tersebut disampaikan Aliyah saat menghadiri SPIDI Islamic Edu Fest 2026 yang dirangkaikan dengan peluncuran program SPIDI Makkah, Living & Learning in Saudi Arabia, di Gedung Manunggal, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Sabtu (10/10/2026).

banner 300x600

Menurut Aliyah, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan kualitas sumber daya manusia dan masa depan Kota Makassar.

Karena itu, pengembangan kecerdasan intelektual harus berjalan beriringan dengan penguatan spiritual, pembentukan karakter, serta kepedulian sosial.

“Atas nama Pemerintah Kota Makassar, kami menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar SPIDI atas terselenggaranya SPIDI Islamic Edu Fest 2026 serta peluncuran Program Immersion Makkah,” ujar Aliyah.

“Ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga membentuk generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia,” sambungnya.

Ia menilai, SPIDI Islamic Edu Fest menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi, kreativitas, inovasi, dan prestasi.

Kegiatan tersebut juga dapat melatih kepercayaan diri, kemampuan berkomunikasi, kerja sama, serta keberanian menghadapi tantangan.

Menurutnya, kecerdasan tanpa diimbangi akhlak dapat kehilangan arah. Sebaliknya, ilmu yang disertai iman dan akhlak akan menjadi bekal bagi generasi muda untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selain menyoroti pentingnya pendidikan karakter, Aliyah menyambut baik peluncuran Program Immersion Makkah yang dirancang untuk memperluas pengalaman belajar peserta didik melalui pengenalan sejarah, budaya, dan peradaban Islam.

Ia mengatakan, Makkah memiliki kedudukan istimewa bagi umat Islam. Kota suci tersebut tidak hanya menjadi lokasi Masjidil Haram dan Ka’bah, tetapi juga memiliki nilai sejarah dan keteladanan perjuangan Rasulullah SAW yang penting dipahami generasi muda.

Baca juga:  Kado Istimewa Appi di Hardiknas 2026, Insentif Guru dan Sistem Baru

Aliyah berharap program tersebut tidak sekadar memberikan pengalaman perjalanan, tetapi juga mendorong perubahan positif dalam sikap, kedisiplinan, tanggung jawab, ibadah, dan semangat menuntut ilmu.

“Kami berharap anak-anak kita tidak hanya membawa pulang kenangan perjalanan, tetapi juga perubahan positif dalam sikap, ibadah, kedisiplinan, dan semangat menuntut ilmu,” pesannya.

Ia menambahkan, pengalaman belajar di luar lingkungan sekolah dapat membantu peserta didik memperluas wawasan sekaligus menumbuhkan kemandirian dan tanggung jawab, selama dirancang dengan baik dan memiliki tujuan pendidikan yang jelas.

Aliyah juga menekankan bahwa keberhasilan pendidikan membutuhkan keterlibatan pemerintah, lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat.

Menurutnya, sekolah berperan memberikan pengetahuan dan pembinaan, sedangkan keluarga menjadi lingkungan pertama dalam menanamkan keteladanan, kedisiplinan, kasih sayang, dan tanggung jawab kepada anak.

Karena itu, ia mengajak orang tua membangun komunikasi dan kemitraan yang baik dengan pihak sekolah agar potensi setiap peserta didik dapat berkembang secara optimal.

Aliyah turut mengapresiasi dedikasi para guru dan tenaga pendidik yang tidak hanya bertugas menyampaikan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan menginspirasi peserta didik dalam meraih masa depan.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Makassar memandang lembaga pendidikan, termasuk lembaga pendidikan Islam, sebagai mitra penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Makassar, lanjutnya, membutuhkan generasi yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, memiliki daya saing nasional maupun internasional, serta tetap menjunjung tinggi nilai agama dan menghormati orang tua serta guru.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Maros Chaidir Syam bersama istri, Pembina Yayasan Pesantren Modern Makassar Muzayyin Arif, Direktur SPIDI Female Boarding School Mukhlisa Arif.

Hadir pula perwakilan Bank Indonesia Wilayah Sulawesi Selatan, perwakilan Polres Maros, Ustaz Muh Syamsir Ali, perwakilan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Asisten I dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, serta pimpinan SPIDI Female Boarding School.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *