banner 970x250
InternasionalNasional

Terima Penghargaan di London, Anies Baswedan Ingin Perkuat Kerja Sama Antar Kota

14
×

Terima Penghargaan di London, Anies Baswedan Ingin Perkuat Kerja Sama Antar Kota

Sebarkan artikel ini
Terima Penghargaan di London, Anies Baswedan Ingin Perkuat Kerja Sama Antar Kota
Anies Baswedan menerima penghargaan The Freedom of the City of London dalam upacara khidmat di Guildhall, London, Inggris. (Foto: Threads @aniesbaswedan)
Example 468x60

INTERNASIONAL – Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerima penghargaan sipil Freedom of the City of London dalam upacara yang berlangsung di Guildhall, London, Inggris, Jumat (16/10/2026).

Penghargaan tersebut diberikan melalui tradisi sipil bersejarah di City of London yang telah berlangsung selama berabad-abad.

banner 300x600

Anies menjadi salah satu tokoh Indonesia yang memperoleh pengakuan tersebut melalui proses pencalonan resmi.

Prosesi penganugerahan berlangsung di Guildhall, bangunan bersejarah yang menjadi pusat pemerintahan City of London.

Acara dihadiri sejumlah pejabat setempat, termasuk mantan Lord Mayor of London periode 2021–2022, Vincent Keaveny.

Anies hadir bersama istrinya, Fery Farhati, dalam upacara yang mencakup pembacaan deklarasi, penandatanganan buku besar, dan prosesi penerimaan secara resmi.

Dalam keterangannya melalui media sosial yang diberitakan Liputan6.com pada Sabtu (17/10/2026), Anies menjelaskan bahwa prosesi tersebut mengikuti tradisi yang telah berlangsung selama ratusan tahun.

Menurutnya, penghargaan itu bukan sekadar pengakuan terhadap individu, melainkan juga berkaitan dengan berbagai kerja bersama yang pernah dijalankan, khususnya selama memimpin Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Anies menyampaikan bahwa penghargaan tersebut didedikasikan kepada pihak-pihak yang telah terlibat dalam berbagai upaya pembangunan dan kerja sama selama masa kepemimpinannya.

Berdasarkan dokumen resmi City of London Corporation, nama Anies Rasyid Baswedan tercantum dalam daftar pencalonan Freedom of the City yang diajukan kepada Court of Common Council pada Kamis (26/06/2025).

Dalam dokumen tersebut, Anies tercatat sebagai tokoh politik asal Jakarta Selatan, Indonesia.

Pencalonannya diajukan oleh dua pejabat City of London, yakni Alderman Alastair King dan Alderman Gregory Jones.

Daftar pengajuan pada periode yang sama juga memuat sejumlah nama dari berbagai bidang, termasuk aktris internasional Cate Blanchett.

Baca juga:  Lawan Sindikat Penipuan Online, Google.org Kucurkan Dana USD 5 Juta untuk ASEAN

Setelah melalui proses pencalonan, Anies akhirnya mengikuti prosesi penerimaan penghargaan di Guildhall pada Oktober 2026.

Penghargaan ini memiliki sejarah panjang yang berakar pada kehidupan perdagangan Kota London sejak abad pertengahan.

Pada masa lalu, status freeman berkaitan dengan hak seseorang untuk menjalankan kegiatan perdagangan di wilayah City of London.

Seiring perkembangan zaman, maknanya bergeser menjadi tradisi sipil yang juga diberikan melalui pencalonan kepada individu dari berbagai latar belakang, termasuk tokoh yang memiliki kontribusi dalam kehidupan masyarakat.

Penerima Freedom of the City of London secara tradisional disambut dengan sebutan Citizen of London dalam upacara tersebut.

Sebutan itu bersifat seremonial dan bukan pemberian kewarganegaraan Inggris.

Dalam sambutannya, Anies memandang penghargaan yang diterimanya sebagai kesempatan untuk memperluas hubungan antara Indonesia dan Inggris, khususnya melalui kerja sama antarkota.

Ia berharap hubungan tersebut dapat membuka kesempatan pertukaran pengalaman dan pengetahuan, terutama dalam bidang pembangunan kota, pendidikan, serta pengembangan sumber daya manusia.

“Saya ingin memperlakukan Freedom ini sebagai pintu, bukan piala,” ujar Anies dalam sambutannya, sebagaimana diberitakan iNews.id pada Sabtu (17/10/2026).

Anies berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mempertemukan para pemimpin daerah, insinyur, guru, dan generasi muda Indonesia dengan berbagai pengalaman pembangunan di London.

Ia juga membuka gagasan pertukaran kunjungan antara London dan Jakarta sebagai sarana memperluas pembelajaran bersama.

Hubungan Anies dengan jaringan kerja sama perkotaan internasional sebelumnya terjalin ketika ia menjabat Gubernur DKI Jakarta periode 2017–2022.

Saat itu, ia terlibat dalam jaringan kota global C40 Cities yang berfokus pada kerja sama antarkota dalam menghadapi perubahan iklim.

Anies pernah menjabat sebagai Wakil Ketua C40 Cities dan bekerja dalam jaringan yang juga melibatkan Wali Kota London Sadiq Khan.

Baca juga:  Singgung Upaya Lengserkan Presiden, Saiful Mujani Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Pengalaman tersebut menjadi salah satu bagian dari hubungan kerja sama perkotaan yang dibangun Jakarta dengan berbagai kota dunia.

Salah satu bagian dari prosesi penerimaan penghargaan yang mendapat perhatian adalah sambutan Anies yang mengaitkan istilah freedom dengan makna kemerdekaan bagi bangsa Indonesia.

Di hadapan para undangan, ia menjelaskan bahwa kata kebebasan memiliki makna historis yang kuat dalam perjalanan bangsa Indonesia, terutama sejak Proklamasi Kemerdekaan 1945.

Anies kemudian menutup sambutannya dengan menyerukan kata “Merdeka!” sebagai bentuk penegasan makna kebebasan yang dipahami masyarakat Indonesia.

Sementara itu, berdasarkan penjelasan City of London Corporation, tradisi Freedom of the City tetap dipertahankan sebagai bagian dari warisan sejarah dan tata kehidupan sipil London.

Status tersebut dapat diperoleh melalui sejumlah jalur, termasuk pencalonan yang memenuhi persyaratan dan mendapat persetujuan lembaga berwenang.

Penganugerahan kepada Anies menjadi salah satu contoh berlanjutnya tradisi tersebut, sekaligus membuka ruang bagi pengembangan hubungan dan pertukaran pengetahuan antara Indonesia dan Inggris.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *