banner 970x250
Daerah

Hadiri Bali Tech Week 2026, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham Jajaki Peluang Kolaborasi Digital

18
×

Hadiri Bali Tech Week 2026, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham Jajaki Peluang Kolaborasi Digital

Sebarkan artikel ini
Hadiri Bali Tech Week 2026, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham Jajaki Peluang Kolaborasi Digital
Example 468x60

MAKASSAR – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri pembukaan Bali Tech Week (BTW) 2026 di Bali Beach Convention Center, Sanur, Denpasar, Bali, Senin (19/10/2026).

Kehadiran Aliyah dalam forum teknologi berskala internasional tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Makassar memperluas jejaring kerja sama sekaligus menjajaki peluang pengembangan teknologi digital untuk mendukung pelayanan publik dan perekonomian daerah.

banner 300x600

Bali Tech Week 2026 yang diinisiasi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia berlangsung selama lima hari, mulai 19 hingga 23 Oktober 2026.

Mengusung tema “Archipelago Ascending: Advance Together, Innovate Further”, kegiatan ini mempertemukan unsur pemerintah, pelaku industri teknologi, perusahaan rintisan atau startup, investor, akademisi, hingga komunitas digital dari dalam dan luar negeri.

Forum tersebut menghadirkan berbagai agenda strategis, mulai dari pengembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), keamanan siber, infrastruktur digital, industri gim, hingga investasi dan kebijakan teknologi.

Pembukaan Bali Tech Week 2026 turut dihadiri sejumlah pejabat nasional dan internasional.

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, tampil menyampaikan pidato utama atau keynote speech.

Hadir pula Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo, serta Menteri Pembangunan Digital dan Informasi Singapura Josephine Teo.

Dalam pembukaan kegiatan, Meutya menyoroti arah transformasi digital Indonesia yang bertumpu pada tiga pilar utama, yakni Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur digital harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta menjamin keamanan dalam pemanfaatan teknologi.

“Tugas utama kita tidak lagi hanya membangun konektivitas Indonesia, tetapi juga memastikan konektivitas itu diterjemahkan menjadi pertumbuhan,” ujar Meutya.

Baca juga:  Aliyah: Matematika Membantu Membaca Masalah dan Mengolah Data

Partisipasi Wakil Wali Kota Makassar dalam forum tersebut diharapkan dapat membuka kesempatan bagi pemerintah daerah untuk mempelajari berbagai inovasi teknologi yang dapat diterapkan dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Pengembangan layanan publik berbasis digital, peningkatan efisiensi administrasi, serta pemanfaatan teknologi untuk mendukung kegiatan ekonomi masyarakat menjadi sejumlah bidang yang berpotensi dikembangkan melalui kerja sama lintas sektor.

Selain itu, pertemuan dengan pelaku industri teknologi dan pemangku kepentingan dari berbagai negara dapat memperluas wawasan pemerintah daerah dalam menghadapi perkembangan ekonomi digital.

Keikutsertaan Pemerintah Kota Makassar juga menjadi kesempatan untuk membangun jejaring dengan berbagai pihak yang memiliki pengalaman dalam pengembangan ekosistem teknologi.

Berdasarkan keterangan resmi Kementerian Komunikasi dan Digital, Bali Tech Week 2026 menghimpun 13 kegiatan utama yang mencakup berbagai sektor industri teknologi.

Salah satu programnya adalah HUB.ID, yang mempertemukan perusahaan rintisan dengan investor dan perusahaan teknologi untuk membuka peluang kemitraan serta pengembangan bisnis.

Melalui program tersebut, lebih dari 900 pertemuan bisnis formal telah dijadwalkan selama penyelenggaraan Bali Tech Week 2026.

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital, Edwin Hidayat Abdullah, menyatakan kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan antara pemerintah, industri, investor, dan komunitas teknologi.

“Program ini dirancang agar koneksi yang terbangun dapat memberikan manfaat,” ujar Edwin pada Senin (19/10/2026).

Forum ini juga melibatkan lebih dari 200 pembicara, lebih dari 80 startup, serta lebih dari 100 investor.

Kementerian Komunikasi dan Digital berharap pertemuan antarpelaku industri tidak berhenti pada diskusi, tetapi dapat ditindaklanjuti menjadi kerja sama dan peluang bisnis yang memberikan manfaat bagi pengembangan ekonomi digital Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham turut didampingi Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Daniati.

Baca juga:  Pulang Kampung ke Walenrang, Wabup Dhevy Bijak Shalat Id Bareng Warga

Partisipasi ini diharapkan dapat menjadi salah satu pintu masuk bagi penguatan transformasi digital Pemerintah Kota Makassar, khususnya dalam pengembangan layanan pemerintahan yang lebih efektif, mudah diakses, dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *