banner 970x250
Internasional

Apa Itu Epstein Files? Arsip Rahasia yang Ungkap Hubungan Gelap Predator Seks dan Elit Global

×

Apa Itu Epstein Files? Arsip Rahasia yang Ungkap Hubungan Gelap Predator Seks dan Elit Global

Sebarkan artikel ini
Foto: Docepsteinimage
Example 468x60

INTERNASIONAL – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) akhirnya membuka kotak pandora yang telah lama dinantikan publik global.

Pada awal Februari 2026, lembaga tersebut merilis gelombang terbaru dari “Epstein Files”, sebuah arsip masif berisi jutaan halaman, 180.000 gambar, dan 2.000 video yang mendokumentasikan jejak kelam mendiang Jeffrey Epstein, terpidana kejahatan seksual dan perdagangan manusia yang tewas bunuh diri di penjara pada 2019.

banner 300x600

Dokumen-dokumen ini, yang sebagian besar berasal dari satu dekade lalu, tidak hanya mengungkap perilaku predator Epstein, tetapi juga menyeret nama-nama paling berpengaruh di planet ini, mulai dari mantan Presiden AS, keluarga Kerajaan Inggris, taipan teknologi, hingga jejak aktivitasnya di Indonesia.

Salah satu fakta paling mengejutkan bagi publik tanah air adalah frekuensi penyebutan kata “Indonesia” yang mencapai 902 kali dalam berkas tersebut.

Meski banyak di antaranya hanya berupa referensi logistik, pengiriman barang, dan laporan ekonomi, seperti kemenangan Presiden Widodo dalam Pilpres 2014 dan laporan GEM Equity Strategy, terdapat indikasi aktivitas fisik di Pulau Dewata.

Sebuah dokumen dengan kode file EFTA00129111 menampilkan foto seorang wanita dengan keterangan yang sangat spesifik dan meresahkan: “Before a group/gang training exercise in Bali” (Sebelum latihan kelompok/geng di Bali).

Foto-foto lain dalam folder “Clinton Far East” dengan nama fail “Bali09.JPG” hingga “Bali50.JPG” memperlihatkan lanskap resor mewah, pura, dan aktivitas pantai yang diduga diambil pada periode 2000-an.

Selain itu, nama konglomerat media Indonesia, Hary Tanoesoedibjo, turut tercatat dalam laporan “Federal Bureau of Investigation CHS Reporting” tertanggal Oktober 2020.

Laporan berlabel unclassified tersebut mendeskripsikan Hary sebagai miliarder pengembang hotel yang memiliki relasi dengan Donald Trump.

Epstein Files juga memicu perdebatan sengit mengenai teori konspirasi kesehatan.

Baca juga:  Duka dan Dilema di Kamboja: Ribuan WNI Meminta Pulang Usai Operasi Scam Daring

Sebuah email tertanggal 3 Maret 2017, tepat tiga tahun sebelum pandemi Covid-19 meledak, dikirimkan Epstein kepada pendiri Microsoft, Bill Gates.

Dalam surel bertajuk “pengiriman dan ruang lingkup BGC3”, Epstein membahas lima topik utama, termasuk “rekomendasi tindak lanjut dan/atau spesifikasi teknis untuk simulasi pandemi Strain.”

Selain itu, dokumen tersebut menyinggung pengembangan senjata neuroteknologi untuk pertahanan nasional.

Meski narasi liar berkembang di media sosial, simulasi pandemi sejatinya adalah prosedur standar mitigasi bencana, bukan bukti penciptaan virus.

Gates sendiri menghadapi tuduhan personal dalam dokumen tersebut.

Terdapat email yang mengklaim Gates mencoba menutupi penyakit menular seksual dari istrinya saat itu, Melinda.

Namun, juru bicara Gates membantah keras hal tersebut.

“Klaim-klaim ini berasal dari seorang pembohong yang telah terbukti dan bersifat tidak puas. Tuduhan tersebut benar-benar tidak masuk akal dan sepenuhnya salah,” tegas juru bicara Gates, dikutip pada Rabu (4/2/2026), seperti dikutip dari BBC.

Nama Donald Trump disebut ratusan kali dalam arsip ini. Salah satu dokumen pengadilan menceritakan insiden di mana Epstein diduga memperkenalkan gadis 14 tahun kepada Trump di Mar-a-Lago pada tahun 90-an.

Meski demikian, tim Trump menegaskan bahwa klaim tersebut tidak berdasar dan Trump tidak pernah didakwa terkait kasus Epstein.

Sementara itu, mantan Presiden Bill Clinton terlihat dalam beberapa foto santai bersama Epstein, termasuk di sebuah kolam renang.

Pihak Clinton bersikeras bahwa hubungan mereka murni profesional dan telah berakhir jauh sebelum kejahatan Epstein terungkap.

Dari Kerajaan Inggris, posisi Pangeran Andrew (The Duke) semakin terpojok. Dokumen memperlihatkan foto yang diduga Andrew sedang berlutut di atas seorang wanita, serta korespondensi email yang membahas pertemuan “privat” di Istana Buckingham.

Baca juga:  AS Pertimbangkan Intervensi Militer Atas Dugaan Penindasan Umat Kristen Nigeria

Mantan istrinya, Sarah Ferguson, bahkan menyebut Epstein sebagai “Sahabatku yang luar biasa” dalam sebuah email tahun 2009.

Dunia hiburan juga tak luput. Foto-foto Epstein bersama Michael Jackson, Mick Jagger, hingga Chris Tucker turut dirilis, meskipun kehadiran mereka dalam foto tidak serta-merta membuktikan keterlibatan dalam tindak pidana.

Sisi lain dokumen ini mengungkap obsesi dan keyakinan aneh Epstein.

Dalam pertukaran email dengan Ariane de Rothschild pada 2018, Epstein bersikeras bahwa Adolf Hitler pernah tinggal di penampungan yang didanai oleh keluarga Yahudi kaya, termasuk keluarga Rothschild dan Epstein sendiri.

“Ternyata itu 100 persen benar… Tidak ada konspirasi,” tulis Epstein dalam emailnya.

Fakta ganjil lainnya adalah penemuan potongan kain Kiswah (penutup Ka’bah) di kediaman Epstein.

Kain suci yang memiliki nilai religius tinggi bagi umat Islam itu dikirim oleh seorang pengusaha wanita UEA bernama Aziza Al-Ahmadi pada 2017.

Lebih jauh, sebuah memo FBI mengutip sumber rahasia yang menyebut Epstein kemungkinan “direkrut oleh Mossad” dan dilatih oleh mantan PM Israel Ehud Barak sebagai mata-mata, sebuah klaim yang menambah kompleksitas profil sang predator seksual.

Perilisan dokumen ini merupakan mandat hukum setelah Kongres AS mengesahkan Undang-Undang Transparansi Berkas Epstein.

Meski demikian, banyak pihak, termasuk Elon Musk, yang juga disebut pernah menanyakan “pesta terliar” Epstein, menuntut tindakan hukum nyata, bukan sekadar perilisan nama.

“Saya tidak peduli tentang itu, tetapi yang saya pedulikan adalah setidaknya kita berupaya untuk menuntut mereka yang melakukan kejahatan serius bersama Epstein,” tulis Musk di media sosial X.

Hingga berita ini diturunkan, DOJ menyatakan masih ada ratusan ribu halaman lagi yang sedang ditinjau untuk dirilis dalam beberapa minggu ke depan, menjanjikan babak baru dalam skandal yang telah mengguncang dunia ini.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *