banner 970x250
Daerah

Atasi Persoalan Banjir Malangke, Bupati Luwu Utara Percepat Pembangunan Tanggul Permanen

×

Atasi Persoalan Banjir Malangke, Bupati Luwu Utara Percepat Pembangunan Tanggul Permanen

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

LUWU UTARA – Pemerintah Kabupaten Luwu Utara di bawah kepemimpinan Bupati Andi Abdullah Rahim terus melakukan berbagai upaya strategis dalam merealisasikan pembangunan tanggul permanen.

Langkah ini diambil guna mengatasi persoalan banjir tahunan yang kerap melanda daerah tersebut, khususnya di wilayah Kecamatan Malangke.

banner 300x600

Sebagai bentuk keseriusan dalam penanganan bencana, Andi Abdullah Rahim kembali menyambangi kantor Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang pada Rabu (01/04/2026).

Kunjungan kerja ini dilakukan untuk menggelar audiensi sekaligus memperkuat koordinasi dengan pihak balai terkait sejumlah program prioritas pembangunan infrastruktur di daerahnya.

“Hari ini selain bersilaturahmi, kita juga melakukan audiensi untuk membahas agenda prioritas pembangunan,” ujar Andi Abdullah Rahim seusai pertemuan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa fokus utama dalam pertemuan krusial itu mencakup kelanjutan pembangunan jaringan irigasi Bendung Baliase, serta proyek pembangunan tanggul permanen di aliran Sungai Masamba dan Sungai Baliase.

Pengerjaan proyek berskala besar ini dinilai sangat penting sebagai langkah konkret pemerintah dalam mengendalikan debit air dan mencegah banjir langganan yang kerap merendam permukiman warga Luwu Utara, khususnya di wilayah Malangke.

Menurutnya, infrastruktur Bendung Baliase ke depannya direncanakan akan mampu melayani pengairan untuk sekitar 14.000 hektare lahan pertanian produktif.

Oleh karena itu, percepatan penyelesaian proyek ini menjadi sangat krusial, tidak hanya berfungsi untuk pengendalian banjir semata, tetapi juga berperan vital dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian masyarakat setempat.

Selain membahas penanganan banjir, dalam pertemuan tersebut juga dievaluasi progres perencanaan pembangunan untuk sejumlah daerah irigasi.

Beberapa titik yang menjadi fokus di antaranya adalah Daerah Irigasi Taloto, Hono, dan Eno di wilayah Kecamatan Seko, serta Daerah Irigasi Onondoa di wilayah Kecamatan Rampi yang proses eksekusinya direncanakan mulai dilaksanakan pada tahun 2026 ini.

Baca juga:  Perintah Bupati, BKAD Luwu Tata Ulang Penggunaan Aset

“Langkah ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, sekaligus mendorong peningkatan pendapatan masyarakat melalui optimalisasi lahan pertanian,” jelasnya memaparkan visi pembangunan daerah.

Melalui sinergi yang makin kuat dengan BBWS Pompengan Jeneberang, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara menaruh harapan besar agar seluruh program prioritas tersebut dapat segera terealisasi.

Jika rampung, infrastruktur ini dipastikan akan memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas, khususnya dalam mereduksi risiko kerugian akibat banjir serta mendongkrak taraf kesejahteraan para petani setempat.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *