banner 970x250
Daerah

Cari Nahkoda Baru, Pemkot Makassar Matangkan Seleksi Komisioner Baznas

×

Cari Nahkoda Baru, Pemkot Makassar Matangkan Seleksi Komisioner Baznas

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MAKASSAR – Masa bakti komisioner Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Makassar periode saat ini akan segera berakhir pada bulan Mei mendatang.

Mengantisipasi kekosongan kepemimpinan, Pemerintah Kota Makassar bergerak cepat mematangkan skema seleksi calon komisioner baru.

banner 300x600

Pembahasan teknis mengenai rekrutmen ini digelar dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly, di Balai Kota Makassar pada Rabu (11/02/2026).

Dalam pertemuan yang turut dihadiri oleh Rektor Universitas Islam Makassar (UIM), Prof. Muammar Bakry selaku panitia seleksi, serta Kabag Kesra Muh Syarief, Andi Zulkifly mewanti-wanti agar jadwal tahapan seleksi disusun secara presisi.

“Mengingat waktu yang semakin sempit, sekretariat kami beri tenggat waktu satu minggu untuk menyusun rancangan jadwal final. Kita harus pastikan proses ini transparan, mulai dari pendaftaran hingga asesmen, agar menghasilkan komisioner yang kredibel,” tegas Andi Zulkifly.

Mekanisme seleksi nantinya akan menyaring seluruh pendaftar hingga mengerucut menjadi 10 besar kandidat terbaik untuk mengikuti uji kepatutan dan kelayakan.

Sekda juga memastikan bahwa proses ini tidak akan mengganggu kinerja komisioner petahana yang saat ini tengah bersiap menghadapi puncak pengumpulan zakat di bulan suci Ramadan.

“Seleksi berjalan paralel. Komisioner yang ada silakan fokus pada tugas keumatan di bulan puasa, sementara tim seleksi bekerja sesuai tahapan administrasi,” tambahnya.

Terkait teknis pendaftaran, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra), Muh Syarief, membeberkan rencana penerapan sistem hibrida.

Pendaftaran awal akan dibuka secara daring (online) untuk memudahkan akses, disusul penyerahan berkas fisik (offline).

“Kami merancang masa pengembalian berkas selama satu bulan. Targetnya, verifikasi berkas rampung sebelum Idulfitri, dan pengumuman hasil administrasi bisa dirilis pasca-Lebaran. Namun, jadwal pastinya masih menunggu ketuk palu dari Pak Sekda,” terang Syarief.

Baca juga:  Urban Farming hingga Retribusi Sampah Jadi Materi Edukasi KKN Unhas Gelombang 115

Sementara itu, Prof. Muammar Bakry memberikan catatan penting terkait substansi seleksi.

Ia mengusulkan agar para calon komisioner tidak hanya dinilai dari pemahaman zakat, tetapi juga visi mereka terhadap pengembangan wakaf produktif.

“Isu wakaf harus menjadi poin strategis. Kami meminta visi dan misi pengembangan wakaf dituangkan secara tertulis oleh bakal calon. Selain itu, kami juga mempertimbangkan efektivitas waktu agar seleksi ini tidak berbenturan dengan kekhusyukan ibadah Ramadan,” ujar Prof. Muammar.

Rencananya, proses asesmen nanti juga akan melibatkan perwakilan Baznas RI pusat guna menjamin standarisasi dan objektivitas penilaian.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *