LUWU – Dunia pendidikan Kabupaten Luwu kembali mencatatkan prestasi gemilang di kancah nasional. Dua tenaga pendidik asal daerah ini, Suganna Wahid (Kepala SMP Negeri 1 Lempobatu Satap) dan Retno Rusdiana (Guru SMP Negeri 1 Bajo), terpilih sebagai penerima Penghargaan Cerita Praktik Baik pada ajang Sayembara Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH) 2025.
Pengumuman membanggakan tersebut dirilis melalui kanal resmi Pusat Penguatan Karakter Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Kabupaten Luwu menjadi salah satu daerah yang paling menonjol setelah dua wakilnya berhasil memenangkan kategori berbeda dalam kompetisi bergengsi ini.
Penyerahan penghargaan berlangsung khidmat di Hotel Redtop, Gambir, Jakarta, pada Rabu (10/12/2025).
Dalam ajang ini, Suganna Wahid berhasil meraih penghargaan pada kategori Cerita Praktik Baik Satuan Pendidikan Tertinggal.
Sementara itu, Retno Rusdiana sukses menyabet penghargaan untuk kategori Cerita Praktik Baik Satuan Pendidikan SMP Sederajat.
Prestasi ganda ini menjadikan Luwu sebagai salah satu daerah dengan kontribusi inovasi pendidikan yang mendapat pengakuan langsung dari pemerintah pusat.
Acara penganugerahan dihadiri langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Wakil Menteri, serta sejumlah pejabat tinggi kementerian.
Turut hadir pula Raffi Ahmad selaku Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, yang memberikan apresiasi khusus kepada para pemenang.
Suganna Wahid, yang menerima Piagam Penghargaan resmi bersertifikat elektronik, menyambut pencapaian ini sebagai momentum untuk memperkuat pembenahan sekolah dan mendorong inovasi yang lebih masif di daerahnya.
“Semoga cerita praktik baik yang kita menangkan dapat menjadi inspirasi dan katalisator bagi upaya transformasi di sekolah-sekolah lain, terutama dalam menerapkan tujuh kunci aksi inovasi hebat (7KAIH) untuk mengatasi tantangan yang ada,” ungkap Suganna.
Ia menambahkan bahwa pencapaian ini terasa sangat istimewa karena dua perwakilan dari Kabupaten Luwu berhasil membawa pulang penghargaan pada saat yang bersamaan.
Sebagai informasi, Sayembara Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH) merupakan kompetisi nasional yang mendorong satuan pendidikan untuk menghadirkan inovasi pembelajaran berbasis karakter.
Program ini menekankan tujuh kebiasaan positif, seperti disiplin, empati, kreativitas, kolaborasi, dan refleksi diri, guna membentuk generasi pelajar berkarakter kuat.
Karya tulis cerita praktik baik dari para pendidik ini dinilai secara ketat berdasarkan dampak, keberlanjutan, inovasi, serta nilai edukatifnya bagi sekolah lain di seluruh Indonesia.
Keberhasilan Suganna Wahid dan Retno Rusdiana tidak hanya mengharumkan nama sekolah masing-masing, tetapi juga mempertegas posisi Kabupaten Luwu sebagai daerah yang aktif mendorong transformasi pendidikan berbasis karakter.














