banner 970x250
Daerah

Fakfak Berduka: 11 Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal dalam Semalam

×

Fakfak Berduka: 11 Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal dalam Semalam

Sebarkan artikel ini
Kebakaran Di kampung malakuli personil Polsek dan Koramil di bantu warga Kampung Malakuli Distrik Karas sedang memadamkan api (Foto : Humas Polres Fakfak
Example 468x60

HEADLINE – Suasana sunyi di RT 04 Kampung Malakuli, Distrik Karas, Kabupaten Fakfak, mendadak berubah menjadi mencekam saat kobaran api besar menghanguskan pemukiman warga pada Selasa (27/01/2026) dini hari.

Insiden yang diperkirakan mulai terjadi sejak Senin (26/01/2026) malam sekitar pukul 23.30 WIT ini diduga dipicu oleh tungku kayu yang masih menyala, lampu pelita, serta kompor dari salah satu rumah warga.

banner 300x600

Angin kencang dan material bangunan yang mudah terbakar membuat api dengan cepat menjalar ke bangunan di sekitarnya.

Salah seorang warga, Abdul Latif Patiiha, menjadi saksi mata yang melihat api pertama kali muncul dari sebuah rumah yang difungsikan sebagai mes pelajar sekitar pukul 00.30 WIT.

Warga kemudian bahu-membahu melakukan pemadaman secara mandiri menggunakan peralatan seadanya seperti ember.

Sekitar pukul 01.00 WIT, personel Polsek Karas dan Koramil Karas tiba di lokasi untuk memimpin upaya pemadaman bersama masyarakat.

Api baru benar-benar berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 05.00 WIT, setelah menghanguskan sedikitnya 11 hingga 12 rumah warga hingga menyisakan rangka.

Komandan Kodim 1803/Fakfak, Letkol Inf Wahlin Rahman, segera merespons musibah ini dengan mengerahkan kekuatan di tingkat bawah.

“Babinsa diminta membantu evakuasi serta meringankan beban warga terdampak kebakaran,” ujarnya saat memberikan instruksi kepada jajaran di Distrik Karas, seperti dikutip dari infofakfak.

Sinergi di lapangan terlihat jelas saat aparat keamanan dan warga bekerja sama mengevakuasi barang-barang berharga yang masih bisa diselamatkan dari puing-puing bangunan.

Kapolres Fakfak AKBP Hendriyana, juga memberikan atensi khusus atas musibah yang menelan kerugian materiil hingga Rp500 juta ini. Ia mengingatkan pentingnya prosedur keamanan di dalam rumah untuk mencegah kejadian serupa terulang.

“Kami mengingatkan warga untuk memastikan tungku, kompor, dan instalasi listrik dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan atau saat beristirahat. Kewaspadaan dan kepedulian bersama sangat penting untuk mencegah terjadinya kebakaran,” tegas AKBP Hendriyana.

Baca juga:  Stadion Sudiang Mulai Dibangun Akhir 2025, Rampung April 2027

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tragis ini, sebanyak 11 kepala keluarga kini kehilangan tempat tinggal, termasuk Alex Patikawa, Yonas Lalonlun, Yakob Birawa, hingga Abdul Latif Patiiha yang rumahnya turut menjadi korban.

Setelah api padam, personel kepolisian langsung memasang garis polisi untuk mengamankan lokasi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab pasti kebakaran tersebut.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *