banner 970x250
Ekobis

Industri Nikel Fluktuatif, PT Vale Konsisten Jaga Ritme Produksi 2,2 Juta Ton

×

Industri Nikel Fluktuatif, PT Vale Konsisten Jaga Ritme Produksi 2,2 Juta Ton

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

EKOBIS – Industri pertambangan global saat ini tengah dihadapkan pada tekanan harga komoditas, tantangan rantai pasok, serta tuntutan standar keberlanjutan yang semakin tinggi.

Di tengah situasi tersebut, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) melalui Indonesia Growth Project (IGP) Morowali justru menunjukkan ketangguhan operasionalnya.

banner 300x600

Perusahaan yang tergabung dalam holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) ini berhasil mencatatkan kinerja positif pada awal tahun 2026.

Berdasarkan data yang dirilis pada Kamis (12/02/2026), PT Vale IGP Morowali sukses membukukan angka produksi dan penjualan mencapai 2,2 juta ton ore (bijih nikel).

Angka tersebut dinilai bukan sekadar statistik produksi semata, melainkan representasi dari disiplin eksekusi, perencanaan yang matang, serta soliditas kolaborasi lintas fungsi di seluruh lini operasional.

Meskipun dihadapkan pada tantangan cuaca dan dinamika pasar yang fluktuatif, PT Vale IGP Morowali mampu menjaga ritme produksi dan pengiriman sesuai target yang ditetapkan.

Direktur dan Chief Project Officer PT Vale Indonesia, Muhammad Asril, menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen perusahaan serta dukungan penuh dari para pemangku kepentingan.

“Capaian 2,2 juta ton penjualan ore pada awal tahun ini adalah buah dari kolaborasi dan komitmen bersama. Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh karyawan, mitra kerja, kontraktor, pemerintah, serta seluruh stakeholder yang telah memberikan dukungan penuh sehingga operasional dapat berjalan dengan baik di tengah berbagai tantangan,” ujar Asril.

Menurutnya, keberhasilan ini juga mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menjalankan prinsip pertambangan yang bertanggung jawab.

Perseroan memastikan setiap aktivitas operasional mengedepankan aspek keselamatan kerja, perlindungan lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat.

Komitmen keberlanjutan ini diwujudkan secara konkret di Kabupaten Morowali melalui program pendidikan, kesehatan, pengembangan infrastruktur, hingga pemberdayaan ekonomi lokal.

Baca juga:  Gubernur Sulsel Kunjungi Balai Kota Jakarta, Bahas Penguatan BUMD dan Birokrasi

Hingga akhir Januari 2026, PT Vale telah melakukan hydroseeding seluas 16 hektare, pemasangan pengendalian erosi di Mine Haul Road, serta mengoperasikan fasilitas nursery berkapasitas awal 400 ribu bibit per tahun untuk mendukung reklamasi pascatambang.

Sementara itu, Head of Mine Operation Bahodopi PT Vale Indonesia, Wafir, menambahkan bahwa pencapaian awal tahun ini menjadi bukti kesiapan proyek dalam menjaga stabilitas operasional jangka panjang.

“Keberhasilan ini merupakan hasil penguatan sistem operasional, perencanaan tambang yang terintegrasi, dan koordinasi yang solid antara tim proyek dan operasional. Kami terus meningkatkan efisiensi, pengendalian risiko, serta implementasi standar keselamatan dan lingkungan yang ketat,” jelas Wafir.

Ia menekankan bahwa tantangan industri pada awal 2026 justru menjadi momentum bagi perusahaan untuk memperkuat ketangguhan organisasi melalui efisiensi dan inovasi.

Budaya kerja berorientasi keselamatan (safety first) juga terus ditanamkan di seluruh lini.

Dukungan pemerintah daerah maupun pusat juga dinilai menjadi faktor krusial dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif.

Capaian 2,2 juta ton ore ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi target kinerja perusahaan sepanjang tahun 2026, dengan tetap menjunjung integritas dan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *