banner 970x250
Nasional

Menteri Trenggono Pingsan Saat Pimpin Upacara Pelepasan Jenazah Korban Pesawat ATR

×

Menteri Trenggono Pingsan Saat Pimpin Upacara Pelepasan Jenazah Korban Pesawat ATR

Sebarkan artikel ini
Para peserta upacara penghormatan dan pelepasan jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Auditorium Madidihang AUP Kelautan dan Perikanan, Jakarta, panik usai Trenggono Menteri KP tiba-tiba jatuh pingsan, Minggu (25/1/2026). Foto: Tangkapan Layar
Example 468x60

NASIONAL – Insiden mengejutkan mewarnai suasana duka dalam upacara penghormatan terakhir bagi para korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 milik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP), Sakti Wahyu Trenggono, mendadak jatuh pingsan saat bertindak sebagai inspektur upacara di Auditorium Madidihang AUP Kelautan dan Perikanan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Hari Minggu (25/1/2026).

banner 300x600

Peristiwa tersebut terjadi di tengah momen sakral penyerahan jenazah dari pihak keluarga kepada negara.

Saat itu, Muhamad Hidayat, perwakilan keluarga almarhum Ferry Irawan (salah satu korban), baru saja selesai membacakan pernyataan penyerahan jenazah untuk dimakamkan secara kedinasan.

Tiba-tiba, tubuh Menteri Trenggono ambruk, kepalanya sempat membentur lantai, memicu kepanikan di antara para pelayat yang hadir.

Posisi inspektur upacara kemudian segera diambil alih oleh Wakil Menteri KKP, Didit Herdiawan, agar prosesi pelepasan jenazah almarhum Ferry Irawan, Yoga Naufal, dan Capt. Andy Dahananto tetap berjalan khidmat.

Staf Khusus Menteri KKP Bidang Humas dan Komunikasi Publik, Doni Ismanto Darwin, mengonfirmasi bahwa insiden ini murni disebabkan oleh kelelahan ekstrem.

Trenggono diketahui baru saja mendarat di Tanah Air setelah mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam lawatan kerja maraton ke London, Inggris, dan menghadiri Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss.

“Seminggu terakhir ini memang melelahkan tidak hanya fisik tetapi mental karena keluarga besar KKP tengah ditimpa musibah. Beliau baru sampai dari perjalanan dinas, dan selama di Eropa terus memantau perkembangan pencarian korban di Jakarta,” ungkap Doni, seperti dikutip dari Kumparan.

Meskipun kondisi fisiknya belum prima, Trenggono memaksakan diri hadir karena merasa memiliki tanggung jawab moral sebagai “komandan” di KKP untuk memberikan penghormatan terakhir kepada anak buahnya yang gugur dalam tugas.

Baca juga:  Titik Terang Operasi SAR, Lokasi Badan Pesawat Ditemukan di Ketinggian Bulusaraung

Pasca-insiden, Trenggono langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Melalui akun Instagram pribadinya, ia mengabarkan bahwa kondisinya telah stabil setelah menjalani observasi medis di RSCM.

Dalam unggahan tersebut, Trenggono juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto sempat meneleponnya secara langsung untuk menanyakan kabar.

“Terima kasih atas perhatian dan doa masyarakat semuanya. Wabil khusus Pak Presiden @prabowo yang menelepon langsung. Alhamdulillah observasi dokter menyatakan tak ada masalah, hanya kelelahan,” tulis Trenggono.

Pihak KKP memastikan bahwa sang menteri dalam keadaan sadar dan stabil. Jika tidak ada halangan, Sakti Wahyu Trenggono dijadwalkan akan kembali berkantor pada Hari Senin (26/1/2026).

Upacara ini didedikasikan untuk tiga korban insiden jatuhnya pesawat KKP di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Salah satu korban, Ferry Irawan, merupakan PNS asal Kota Bogor yang dikenal memiliki dedikasi tinggi.

Ketua RT tempat tinggal Ferry di Kompleks Mina Bhakti, Bogor Selatan, Ari Fakhrizal, mengenang almarhum sebagai sosok yang sangat peduli pada lingkungan.

Sebelum kejadian naas tersebut, Ferry sempat menitipkan pesan terakhir agar menjaga anak-anaknya.

“Beliau pesan ke saya, ‘Pak Ustaz, jagain anak (saya) ya.’ Permintaan itu kini terasa sangat mendalam bagi kami,” kenang Ari.

Ketiga jenazah kini telah diserahkan kepada negara untuk dimakamkan dengan prosedur kedinasan sebagai bentuk penghargaan tertinggi atas pengabdian mereka.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *