banner 970x250
Daerah

Palopo Jadi Tuan Rumah Agung, 55 Raja dan Sultan Nusantara Pastikan Hadir di HJL ke-758

×

Palopo Jadi Tuan Rumah Agung, 55 Raja dan Sultan Nusantara Pastikan Hadir di HJL ke-758

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PALOPO – Peringatan Hari Jadi Luwu (HJL) ke-758 dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL) ke-80 tahun 2026 dipastikan akan menjadi perhelatan budaya dan sejarah berskala nasional.

Sedikitnya 55 raja dan sultan dari berbagai wilayah di Nusantara telah mengonfirmasi kehadiran mereka dalam rangkaian acara yang akan dipusatkan di Istana Kedatuan Luwu, Kota Palopo.

banner 300x600

Hal tersebut disampaikan Ketua Panitia Peringatan HJL dan HPRL 2026, Andi Saddawero Kira, yang juga menjabat Maddika Ponrang, usai melakukan audiensi dengan Wali Kota Palopo, Hj. Naili Trisal, Rabu (7/1/2026).

“Selain peserta dan penggembira dari seluruh Tana Luwu, perayaan HJL dan HPRL tahun ini juga akan dihadiri raja dan sultan dari berbagai daerah di Indonesia,” ungkap Andi Saddawero, di hadapan Wali Kota Palopo, Hj Naili Trisal.

“Hingga saat ini, sudah 55 raja dan sultan yang mengonfirmasi kehadiran mereka di Palopo,” sambung Andi Saddawero Kira.

Ia menjelaskan, persiapan panitia saat ini telah mencapai 70 hingga 80 persen.

Seluruh rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung selama hampir sepekan, mulai 19 hingga 25 Januari 2026, dengan melibatkan berbagai komunitas adat, budaya, serta partisipasi masyarakat se-Tana Luwu.

Menurutnya, antusiasme masyarakat juga sangat tinggi.

Dari data sementara panitia, sekitar 7.000 peserta dan penggembira dari Kabupaten Luwu diperkirakan hadir, sementara dari Kabupaten Luwu Utara sekitar 500 orang akan turut memeriahkan perayaan tersebut.

“Dengan jumlah peserta dan tamu yang cukup besar, tentu dibutuhkan koordinasi dan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Palopo agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Palopo, Hj. Naili Trisal, menyatakan kesiapan dan komitmen Pemerintah Kota Palopo untuk menyukseskan peringatan HJL dan HPRL sebagai agenda budaya dan sejarah penting bagi masyarakat Luwu.

Baca juga:  Wali Kota Palopo Kukuhkan Pengurus Forum Kota Kreatif 2025–2027

“Insya Allah, Kota Palopo siap menyambut puluhan ribu peserta dan tamu yang datang. Ini adalah amanah dari Datu Luwu, dan menjadi kehormatan bagi kami untuk turut berpartisipasi menyukseskan perayaan tahunan ini,” kata Hj. Naili Trisal.

Ia menegaskan, peringatan HJL dan HPRL bukan hanya seremoni, tetapi juga momentum strategis untuk melestarikan kebudayaan Luwu serta menumbuhkan kembali semangat dan nilai-nilai sejarah perjuangan rakyat Luwu.

“Ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Palopo dalam pemajuan kebudayaan. Ke depan, kami juga akan memberikan perhatian lebih terhadap keberadaan dan pelestarian Istana Kedatuan Luwu,” ujarnya.

Audiensi tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya antara Datu Luwu dan Wali Kota Palopo, sebagai bagian dari penguatan sinergi antara Kedatuan Luwu dan pemerintah daerah dalam menyukseskan agenda budaya dan sejarah tersebut.

Pertemuan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Palopo, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Sekretaris Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sekretaris Panitia HJL dan HPRL Salahuddin Abadi, serta sejumlah panitia pelaksana lainnya.

Example 300x600
Example 120x600
Example 300x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *