banner 970x250
Daerah

Pertumbuhan Ekonomi Luwu 2025 Tembus 7,43 Persen, Tertinggi dalam Tujuh Tahun

×

Pertumbuhan Ekonomi Luwu 2025 Tembus 7,43 Persen, Tertinggi dalam Tujuh Tahun

Sebarkan artikel ini
Bupati Luwu, H Patahudding bersama Wakil Bupati Luwu, Muhammad Dhevy Bijak Pawindu, saat panen raya di Luwu.(ist)
Example 468x60

LUWU – Kabupaten Luwu mencatat lompatan pertumbuhan ekonomi signifikan pada 2025.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Luwu menembus 7,43 persen, tertinggi dalam tujuh tahun terakhir.

banner 300x600

Angka tersebut melonjak tajam dibanding 2024 yang berada di posisi 4,36 persen.

Bahkan, capaian 2025 menjadi titik tertinggi sejak 2019 yang saat itu berada di angka 6,26 persen, sebelum sempat terpuruk pada 2020 akibat pandemi.

Kepala Bappelitbangda Kabupaten Luwu, Moch Arsal Arsyad, menegaskan capaian ini bukan sekadar angka statistik, melainkan refleksi dari kerja kolektif lintas sektor.

“Pertumbuhan ekonomi 2025 sebesar 7,43 persen ini adalah yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Ini menunjukkan fondasi ekonomi Luwu semakin kuat dan resilien,” ujar Arsal.

Pertanian Jadi Mesin Penggerak

Yang menarik, struktur ekonomi Luwu masih sangat kokoh ditopang sektor primer.

Berdasarkan kontribusi terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan mendominasi dengan kontribusi mencapai 50,65 persen.

Arsal menyebut sektor inilah yang menjadi motor utama pertumbuhan.

“Sumber pertumbuhan ekonomi terbesar didominasi oleh sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan. Ini yang menjadi penopang utama ekonomi masyarakat Luwu,” jelasnya.

Tak hanya itu, sektor industri pengolahan serta perdagangan besar dan eceran juga menunjukkan kontribusi signifikan dalam mendukung akselerasi ekonomi daerah.

“Setelah sektor pertanian, pertumbuhan juga ditopang oleh industri pengolahan serta perdagangan besar dan eceran. Artinya, ada proses hilirisasi dan perputaran ekonomi yang semakin kuat,” tambah Arsal.

Data menunjukkan sektor perdagangan berkontribusi 11,19 persen, disusul konstruksi 9,22 persen, dan industri pengolahan 4,78 persen.

Dalam perbandingan 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan tahun 2025, Luwu menempati posisi papan atas dengan pertumbuhan 7,43 persen.

Baca juga:  Wakaops Damai Cartenz 2025 Berbagi Kebahagiaan dengan Anak-Anak Yalimo

Capaian ini hanya terpaut tipis dari Sidrap (7,71 persen) dan berada di atas sejumlah daerah lain seperti Wajo (7,16 persen) dan Gowa (7,04 persen).

Lonjakan ini sekaligus menegaskan posisi Luwu sebagai salah satu motor pertumbuhan baru di wilayah Luwu Raya.

Dari Fluktuasi ke Akselerasi

Secara tren, pertumbuhan ekonomi Luwu sempat berfluktuasi:

2019: 6,26 persen

2020: 1,3 persen

2021: 6,03 persen

2022: 5,69 persen

2023: 5,64 persen

2024: 4,36 persen

2025: 7,43 persen

Kenaikan 3,07 persen dari 2024 ke 2025 menjadi lompatan paling tajam dalam beberapa tahun terakhir.

Arsal memastikan pemerintah daerah akan menjaga momentum ini dengan memperkuat sektor unggulan sekaligus mendorong diversifikasi ekonomi.

“Ke depan, kami akan terus memperkuat sektor unggulan, terutama pertanian dalam arti luas, sambil mendorong hilirisasi dan penguatan sektor jasa agar struktur ekonomi semakin seimbang,” tutupnya.

Dengan capaian tersebut, narasi “Luwu Bangkit Lebih Cepat Bersama Rakyat” bukan lagi sekadar slogan, melainkan tercermin dalam angka dan kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *