PALOPO – Pemerintah Kota Palopo terus mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan dan pendidikan medis di wilayahnya.
Hal ini dibuktikan saat Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Palopo, Zulkifli, membuka secara resmi kegiatan bimbingan teknis (bimtek) sekaligus visitasi dari tim Asosiasi Rumah Sakit Pendidikan Indonesia (ARSPI).
Agenda strategis yang bertujuan untuk menjadikan RSUD Sawerigading Palopo sebagai rumah sakit pendidikan utama tersebut diselenggarakan di Ruang Pertemuan Geranium Education Center Lantai 2 pada Jumat (27/03/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur UPTD RSUD Sawerigading Palopo, Iin Fatimah Hanis, memberikan pemaparan mengenai arah baru sistem kesehatan.
Ia menyoroti pentingnya adopsi teknologi smart hospital yang menggunakan teknologi digital untuk integrasi sistem, analisis data, serta pengambilan keputusan berbasis kecerdasan buatan.
“Transformasi sistem kesehatan global menunjukkan pergeseran paradigma dari pelayanan berbasis volume menuju pelayanan berbasis nilai atau value-based healthcare yang didukung oleh digitalisasi dan integrasi data,” papar Iin Fatimah Hanis.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penerapan smart hospital berbasis pusat komando (command center) dinilai mampu mengintegrasikan seluruh sistem ke dalam satu ekosistem digital yang efisien.
Pembaruan sistem teknologi ini diyakini akan memberikan banyak manfaat positif, seperti peningkatan mutu pelayanan, efisiensi biaya operasional, transparansi tata kelola keuangan, peningkatan pendapatan, serta penguatan rumah sakit pendidikan.
“Adapun tujuan umumnya untuk mewujudkan RSUD Sawerigading sebagai smart hospital berbasis sistem digital terintegrasi dan tujuan khususnya yaitu mengintegrasi SIMRS, pendidikan, dan keuangan serta membangun command center berbasis data real-time,” jelasnya menambahkan.
Merespons pemaparan tersebut, Pj Sekda Kota Palopo, Zulkifli, memberikan apresiasi dan dukungannya terhadap inisiatif besar ini.
Ia menilai langkah ini sangat tepat mengingat Kota Palopo memiliki dua fakultas kedokteran yang menjadi daya tarik tersendiri sebagai salah satu kota pendidikan di Sulawesi Selatan setelah Kota Makassar.
“Peningkatan atau update RSUD Sawerigading menjadi rumah sakit rujukan merupakan hal yang cukup strategis di mana Wali Kota Palopo memberi support yang luar biasa,” ungkap Zulkifli.
Sebagai penutup, ia menaruh harapan besar agar peningkatan fasilitas dan status rumah sakit daerah ini dapat membawa dampak positif bagi dunia pendidikan medis di Kota Palopo.
“Dengan ter-upgrade-nya RSUD Sawerigading, kita berharap ke depan dengan adanya dua fakultas kedokteran bisa membuka program studi atau Fakultas Kedokteran Gigi,” pungkasnya.
















