banner 970x250
Daerah

Puji Keberhasilan Ekonomi Makassar Gubernur Maluku Utara Ingin Tiru Pengendalian Inflasi

×

Puji Keberhasilan Ekonomi Makassar Gubernur Maluku Utara Ingin Tiru Pengendalian Inflasi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MAKASSAR – Pengakuan terbuka Gubernur Maluku Utara soal ketimpangan kapasitas fiskal dengan Makassar, sekaligus menjadikan kota ini sebagai rujukan strategi ekonomi daerah.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, secara terbuka mengakui kapasitas fiskal daerahnya masih berada di bawah Kota Makassar.

banner 300x600

Hal itu diungkapkan saat bersilaturahmi dengan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Rumah Jabatan Wali Kota, Sabtu (28/3/2026).

Kunjungan Sherly Tjoanda tidak sekadar silaturahmi, tetapi juga menjadi ajang belajar langsung terkait strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta pengendalian inflasi yang dinilai berhasil diterapkan Pemerintah Kota Makassar.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, menyambut hangat kedatangan Sherly bersama rombongan dalam suasana penuh keakraban.

Dalam pertemuan tersebut, Munafri menjamu tamunya dengan berbagai kuliner khas Sulawesi Selatan, seperti sop konro, nyuknyang (bakso), hingga es pisang ijo. Ia bahkan secara khusus mengajak Sherly mencicipi kembali nyuknyang yang memiliki nilai kenangan bagi sang gubernur.

“Saya bilang sebelum Ibu Gubernur pulang, saya mau ajak makan nyuknyang. Beliau juga cerita dulu orang tuanya kalau ke Makassar selalu membeli nyuknyang,” ujar Munafri.

Munafri juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan membuka peluang kolaborasi antar daerah ke depan.

“Terima kasih Ibu Gubernur sudah menyempatkan mampir. Mudah-mudahan Makassar memberikan kesan yang baik. Jika ada yang bisa kami dukung, tentu kami siap,” tambahnya.

Sementara itu, Sherly Tjoanda mengaku memiliki kedekatan emosional dengan Makassar sejak kecil, terutama melalui cerita keluarganya tentang kuliner khas daerah ini.

“Iya, dari kecil memang sering diceritakan kalau setiap tiba di Makassar pasti beli nyuknyang,” ungkapnya.

Ia pun memuji sajian kuliner yang disuguhkan dan menyebut makanan khas Sulawesi Selatan memiliki cita rasa yang istimewa.

Baca juga:  Pesan Tegas Wali Kota Makassar di Pelantikan Pejabat: Jangan Menunda Pekerjaan!

“Di Sulawesi Selatan itu makanannya enak, pilihannya cuma dua, enak dan enak sekali,” kelakarnya.

Lebih jauh, Sherly menegaskan bahwa kunjungannya dimanfaatkan untuk belajar langsung dari Pemerintah Kota Makassar, terutama dalam mengelola keuangan daerah.

Ia membandingkan kondisi Maluku Utara dengan Makassar yang memiliki jumlah penduduk relatif sama, sekitar 1,4 juta jiwa, namun dengan kapasitas APBD yang berbeda.

“Kami sama-sama sekitar 1,4 juta jiwa, tapi APBD Makassar lebih besar dari Maluku Utara. Karena itu kami belajar bagaimana meningkatkan PAD dan menjaga inflasi,” jelasnya.

Menurutnya, Makassar menjadi salah satu kota di kawasan Indonesia Timur dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat serta pengelolaan fiskal yang dinilai optimal.

Diketahui, kunjungan Sherly Tjoanda ke Makassar juga berkaitan dengan kehadirannya dalam Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI yang digelar beberapa hari sebelumnya di Kota Daeng.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *