banner 970x250
Nasional

Rayakan Idulfitri di Aceh Tamiang, Prabowo Dengarkan Langsung Curhatan Korban Banjir

×

Rayakan Idulfitri di Aceh Tamiang, Prabowo Dengarkan Langsung Curhatan Korban Banjir

Sebarkan artikel ini
Foto: Sekretariat Presiden
Example 468x60

NASIONAL – Momen Idulfitri tahun ini menghadirkan suasana haru bagi para penyintas bencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.

Kedatangan Presiden Prabowo Subianto untuk melaksanakan salat Id berjemaah di Masjid Darussalam yang terletak di kawasan hunian sementara (huntara) pada Sabtu (21/03/2026), membawa secercah harapan baru bagi warga terdampak yang tengah berjuang menata kembali kehidupannya.

banner 300x600

Usai mendengarkan khotbah dari khatib Zulkhaizir yang menekankan pentingnya ukhuwah dan ketawakalab pascabencana, Kepala Negara langsung menyambangi bilik-bilik huntara.

Di sanalah beliau bertatap muka dengan Nurita, seorang ibu tunggal yang harus merelakan rumah kontrakannya tersapu bersih oleh galaknya arus banjir beberapa bulan silam.

Dengan nada suara yang masih menyiratkan trauma, Nurita mengisahkan kepanikan keluarganya saat air bah datang menerjang secara tiba-tiba tanpa peringatan.

“Saat kejadian itu, kami pun gak menduga, gak sangka-sangka. Kami pikir banjirnya seperti biasa. Jadi kami gak bawa barang apapun di rumah. Kata anak saya, gak usah dibawa, Ma. Karena airnya kencang kali,” ceritanya mengenang malam kelabu tersebut.

Kini, ia dan kelima anaknya telah menempati bilik huntara peninggalan masa tanggap darurat.

“Saya di huntara ini hampir sekitar tiga bulan. Sebelumnya rumah kami habis semua,” tuturnya.

Meski hidup dalam kesederhanaan, Nurita merasa sangat bersyukur karena tak lagi harus kedinginan di bawah kolong jembatan maupun tenda pengungsian.

“Sejak kami huni huntara, alhamdulillah lebih baik daripada kami di tenda. Alhamdulillah kami bersyukur kali kami dengan Bapak kita Prabowo yang sudah memberi dan membantu kami,” tambahnya.

Pertemuan tak terduga dengan orang nomor satu di Indonesia itu membuat Nurita tak kuasa menahan haru. “Senang kali kami, bisa menjabat tangan Bapak Presiden,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Baca juga:  Kapal Besar Mulai Masuk ke Sibolga, Prabowo Tegaskan Pemulihan Sumatera Dipercepat

Memanfaatkan momen langka tersebut, ia menitipkan satu asa besar yang mewakili jeritan hati para pengungsi lainnya, yakni memiliki tempat bernaung yang pasti.

“Kalau bisa kami diberilah huntap (hunian tetap). Itu saja harapan kami. Walaupun gak besar, kecil. Kami hanya minta huntap dengan Bapak Presiden,” pintanya penuh harap.

Menutup perbincangannya, Nurita melangitkan doa tulus bagi seluruh dermawan dan pemerintah yang telah mengulurkan tangan.

“Kepada Bapak Presiden, terima kasih banyak. Dan kepada donasi-donasi lain yang telah memberi dan membantu kami dalam keadaan musibah banjir kemarin itu terima kasih banyak. Semoga yang memberi bantuan kepada kami saya ucapkan semoga mereka semua sehat-sehat,” pungkasnya.

Kehadiran Presiden dengan menyalurkan 7.000 paket sembako di hari yang fitri ini seolah menegaskan bahwa rakyat Aceh Tamiang tidak dibiarkan berjuang sendirian di masa pemulihan.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *