PALOPO – Peringatan keras mewarnai prosesi pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Palopo yang digelar di Auditorium Rumah Jabatan SaokotaE, pada Jumat (13/2/2026).
Wali Kota Palopo, Naili Trisal, tidak hanya memimpin pengambilan sumpah, tetapi juga memberikan ultimatum terkait target kinerja yang harus dicapai oleh para pejabat yang baru saja dilantik.
Dalam agenda mutasi yang didasarkan pada Surat Keputusan (SK) Nomor: 100.1.3/110/BKPSDM tersebut, sebanyak 27 pejabat dikukuhkan.
Rinciannya terdiri dari 24 pejabat pimpinan tinggi pratama (Eselon II) dan 3 pejabat administrator (Eselon III).
Naili menegaskan bahwa jabatan yang diemban bukanlah sekadar posisi struktural, melainkan amanah yang menuntut integritas tinggi dan hasil kerja yang terukur.
“Saya menekankan disiplin kerja. Tidak ada toleransi terhadap kelalaian, pembiaran, atau budaya kerja yang lamban. Pemerintahan harus bergerak cepat, tepat, dan akuntabel,” tegas Naili dalam sambutannya.
Wali Kota juga menyoroti pentingnya pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU).
Ia meminta setiap program tidak hanya berhenti pada output administratif, tetapi harus memiliki outcome dan dampak nyata bagi masyarakat.
Guna memastikan hal tersebut, Naili menetapkan mekanisme evaluasi ketat yang akan dilakukan secara berkala.
“Saya menetapkan evaluasi kinerja secara berkala setiap enam bulan. Kinerja rendah akan diperbaiki, dan bila perlu dilakukan penyesuaian jabatan sesuai ketentuan yang berlaku,” ancamnya.
Selain itu, ia juga menginstruksikan penghapusan ego sektoral antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) demi terciptanya birokrasi yang kolaboratif.
Adapun pejabat Eselon II yang dilantik mencakup pergeseran wajah lama dan pengukuhan pejabat baru.
Di jajaran staf ahli dan asisten, Nuryadin dipercaya sebagai Staf Ahli Bidang Hukum dan Pemerintahan, sementara Syamsul Alam menjabat Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan.
Posisi Asisten Perekonomian dan Pembangunan diisi oleh Andi Enceng, dan Irfan Dahri menjabat sebagai Asisten Administrasi Umum.
Untuk posisi kepala badan dan inspektorat, Amir Santoso dilantik sebagai Inspektur Inspektorat, Ilham sebagai Kepala BKPSDM, Charlie memimpin Badan Kesbangpol, Zulkifli sebagai Kepala Bapenda, Abdul Waris sebagai Kepala BPKAD, dan Ade Chandra sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah.
Di sektor dinas teknis, nama-nama yang dilantik antara lain Andi Farid Baso Rachim (Kepala Pelaksana BPBD), Irsan Anugrah (Kadis Kesehatan), Sitti Baderia (Kadis Perhubungan), Andi Musakkir (Kepala Satpol-PP), Muhammad Ihsan Asharuddin (Kadis Damkar-Penyelamatan), serta Rachmad (Kadis LH dan Pertanahan).
Selanjutnya, Emil Nugraha Salam dipercaya sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Munasirah sebagai Kepala Dinas Koperasi UKM, Perdagangan dan Perindustrian, Nurlaeli sebagai Kepala DPMPTSP, Raodatul Jannah sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Asmiati sebagai Kepala Dinas Sosial, Harianto sebagai Kadis PUPR, dan Hamsir Hamid sebagai Kadis Kominfo-SP.
Sementara itu, tiga pejabat Eselon III yang turut dilantik adalah Hadisyah sebagai Sekretaris BKPSDM, Sainal Sahid sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga, serta Imam Darmawan Makkawaru yang menempati posisi Sekretaris BPKAD.
Menutup arahannya, Naili Trisal mengajak seluruh pejabat untuk membuktikan kapasitas mereka melalui kerja cerdas dan pelayanan publik yang prima.
















