LUWU UTARA – Pemerintah Kabupaten Luwu Utara menggelar Forum Perangkat Daerah dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Kegiatan strategis guna mematangkan arah pembangunan daerah ini dilaksanakan di Aula Bapperida, Kantor Gabungan Pemda Luwu Utara, pada Jumat (27/02/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, memberikan arahan tegas kepada seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Ia meminta para pejabat agar mengubah pola kerja untuk menyukseskan visi pembangunan daerah ke depan.
“Saya tegaskan kepada seluruh pimpinan OPD, tinggalkan cara kerja yang sekadar rutinitas. Kita harus mulai mengambil langkah-langkah strategis dan taktis yang selaras dengan prioritas dari pemerintah pusat,” tegas Andi Abdullah Rahim di hadapan para peserta forum.
Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa tema utama pembangunan Luwu Utara untuk tahun 2027 secara spesifik berfokus pada ekosistem usaha rakyat.
“Tema pembangunan kita di tahun 2027 sangat jelas, yakni ‘Peningkatan Akses Pasar dan Investasi Melalui Digitalisasi UMKM’. Melalui fokus ini, kita ingin UMKM Luwu Utara terdorong masuk ke ekosistem digital sehingga tidak hanya jago di tingkat lokal, tapi akses pasarnya meluas menembus skala nasional hingga global,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Luwu Utara, Muharwan, menjelaskan bahwa pelaksanaan forum ini merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004.
Tujuannya adalah untuk memastikan seluruh program daerah tersinkronisasi dengan baik terhadap Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) maupun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Muharwan juga mengungkapkan tingginya partisipasi warga dalam memberikan masukan untuk program pembangunan tahun depan.
“Hingga saat ini, sudah ada 1.631 usulan dari masyarakat yang masuk ke kami. Ribuan usulan tersebut nantinya akan diverifikasi dan dipertajam kembali oleh masing-masing OPD, agar realisasi pelaksanaannya benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi warga,” urai Muharwan.
Melalui perencanaan yang matang, berbasis kebutuhan masyarakat, serta pengalokasian anggaran yang fokus pada program prioritas, Luwu Utara optimistis dapat mewujudkan pembangunan yang lebih terukur, sinkron, dan berkelanjutan.
Langkah ini sekaligus mengukuhkan komitmen daerah untuk terus melangkah menjadi kabupaten yang maju, kompetitif, dan adaptif di era digital.
















