banner 970x250
Nasional

Temukan Jejak Watermark dan Emboss, Rismon Sianipar Pastikan Ijazah Jokowi Autentik

×

Temukan Jejak Watermark dan Emboss, Rismon Sianipar Pastikan Ijazah Jokowi Autentik

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

NASIONAL – Polemik panjang mengenai keaslian ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka akhirnya menemui titik terang justru dari pihak yang menginisiasi tudingan tersebut.

Peneliti sekaligus ahli forensik digital, Rismon Sianipar, secara resmi menarik kesimpulan lamanya dan mengonfirmasi bahwa dokumen pendidikan kedua tokoh tersebut adalah asli.

banner 300x600

Pengakuan mengejutkan ini disampaikannya secara langsung seusai melakukan audiensi dengan Wapres Gibran di Istana Wakil Presiden, Jakarta, pada Jumat (13/03/2026).

Sebagai seorang akademisi, Rismon merasa memiliki tanggung jawab moral untuk meluruskan kekeliruan risetnya. Ia menyadari betul bahwa mengungkap fakta secara jujur jauh lebih penting daripada menikmati pujian dari publik sebagai pembela kebenaran yang semu.

“Wartawan memang butuh kalimat sederhana. Ya, asli. Kenapa dengan kajian saya? Karena saya selalu bilang, truth hurts. Kebenaran memang menyakitkan, tetapi lebih menyakitkan lagi bagi saya kalau tidak mengungkapkannya secara jujur,” tegas Rismon kepada awak media.

Ia juga menambahkan, “Saya sebagai peneliti harus jujur bahkan terhadap penelitian saya sendiri. Jika ada yang salah, harus dikoreksi.”

Perubahan kesimpulan Rismon bukanlah tanpa dasar ilmiah.

Selama dua hingga tiga bulan terakhir, ia mengaku telah mendedikasikan waktunya untuk mengevaluasi ulang secara komprehensif seluruh data yang ia miliki menggunakan pendekatan teknis seperti analisis geometri, rotasi, hingga pencahayaan lensa.

“Saya sampaikan ada tiga hal utama, emboss ada di pojok kiri bawah, watermark ada, dan fitur itu konsisten dengan apa yang di-upload dengan Dian Sandi Utama. Jangan bilang tidak ada, sedih saya,” jelasnya menjabarkan bukti fisik yang sebelumnya luput dari pantauan.

Untuk menebus bias pada penelitian terdahulunya, Rismon berencana menyusun sebuah literatur baru yang akan menjadi antitesis dari dua karya kontroversialnya, yakni ‘Jokowi’s White Paper’ dan ‘Gibran End Game’.

Baca juga:  Tepis Isu Pecah Kongsi, Jokowi Pastikan Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode

Targetnya, buku tersebut bisa rampung dan dipublikasikan pada tahun ini.

“Saya memang katakan kepada Mas Wapres, saya akan tuliskan koreksi saya terhadap penelitian saya yang tidak lengkap. Dan saya minta izin saya tuntaskan di kampung saya di Balige,” tuturnya menceritakan obrolannya bersama Wapres.

Sikap terbuka Rismon dalam mengoreksi penelitiannya mendapat respons positif dari pihak Istana.

Gibran menilai langkah sang ahli forensik sebagai wujud kedewasaan dalam berdemokrasi, terlebih permohonan maaf tersebut dilontarkan pada momentum bulan Ramadan yang identik dengan saling memaafkan.

“Dari penjelasan Pak Wapres, keluarga besar mereka terbuka terhadap penelitian dan koreksi,” ungkap Rismon lega.

Jauh sebelum pertemuan di Jakarta ini, Rismon juga diketahui telah bertatap muka langsung dengan Joko Widodo di Solo untuk menyampaikan penyesalannya, di mana mantan presiden tersebut berbesar hati memaafkannya.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *