banner 970x250
Hukrim

Teror Bom Molotov Hanguskan Rumah Warga di Lebang, Polres Palopo Buru Pelaku

×

Teror Bom Molotov Hanguskan Rumah Warga di Lebang, Polres Palopo Buru Pelaku

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

HUKRIM – Personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Palopo mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dugaan tindak pidana perusakan dan pembakaran rumah di Jalan Lasaktia Raja Km 3, Kelurahan Lebang, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo, pada Selasa (03/03/2026) sekitar pukul 14.00 WITA.

Peristiwa perusakan tersebut pertama kali diketahui saat korban bernama Anton (66), seorang petani kebun, mendatangi rumah miliknya yang telah lama dikosongkan untuk mengecek kondisi bangunan pada Kamis (25/12/2025).

banner 300x600

Setibanya di lokasi, ia mendapati kondisi rumahnya sudah dalam keadaan rusak parah.

Berdasarkan keterangan istri korban, Alma Lisma, saat tiba di lokasi suaminya melihat pintu depan yang terbuat dari kayu sudah dalam keadaan hancur.

Selain itu, kaca jendela bagian depan, ruang tamu, hingga jendela kamar juga ditemukan dalam kondisi pecah berantakan. Akibat kejadian perusakan pertama ini, korban ditaksir mengalami kerugian material sekitar Rp20 juta.

Teror rupanya tidak berhenti sampai di situ. Rumah tersebut kembali menjadi sasaran aksi pembakaran pada Sabtu (28/02/2026) sekitar pukul 02.00 WITA.

Saat itu, Alma Lisma yang sedang berada di kediamannya yang lain mendapat informasi bahwa rumahnya di Kelurahan Lebang telah dibakar oleh orang tak dikenal.

Sekitar pukul 07.00 WITA, Alma bersama suaminya bergegas mendatangi lokasi dan mendapati bagian plafon ruang keluarga serta dapur sudah meninggalkan bekas hangus terbakar.

Sebuah lemari dilaporkan ludes dilalap api, sementara pintu dapur juga kembali dirusak. Atas insiden pembakaran ini, korban kembali menelan kerugian material sekitar Rp10 juta.

Sebagai informasi, rumah tersebut memang sudah lama ditinggalkan dalam keadaan kosong akibat adanya konflik atau perang kelompok di wilayah Lappo-Lebang.

Sebelumnya, bangunan itu sempat disewakan kepada seorang pendeta, namun akhirnya terpaksa ditinggalkan karena situasi keamanan yang tidak kondusif imbas konflik kelompok yang diduga dipicu oleh dendam lama.

Baca juga:  Kapolres Palopo Janji Tangani Kasus Pengeroyokan Siswa SMP 13 Secara Profesional

Dari hasil olah TKP, petugas kepolisian berhasil mengamankan barang bukti berupa satu botol berisi bahan bakar yang diduga kuat digunakan sebagai bom molotov.

Kasat Reskrim Polres Palopo, Iptu Sahrir, menyampaikan bahwa pihaknya masih terus melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap dalang di balik peristiwa tindak pidana tersebut.

“Kami telah melakukan olah TKP, memeriksa sejumlah saksi, serta mengamankan barang bukti yang ditemukan di lokasi. Saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan dan kami berkomitmen penuh untuk mengungkap serta menangkap pelakunya,” tegas Iptu Sahrir.

Ia juga mengimbau masyarakat setempat untuk tetap menjaga situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu liar yang dapat memperkeruh keadaan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, serta segera melaporkan apabila mengetahui informasi yang sekiranya dapat membantu proses penyelidikan kepolisian,” tutupnya.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *