banner 970x250
Daerah

Tingkatkan Mutu Layanan Kesehatan, Pemkot Makassar Perketat Seleksi Calon Kepala Puskesmas

×

Tingkatkan Mutu Layanan Kesehatan, Pemkot Makassar Perketat Seleksi Calon Kepala Puskesmas

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus berupaya memperkuat fondasi kualitas pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat.

Salah satu langkah konkret yang ditempuh adalah dengan menggelar tahapan wawancara seleksi calon kepala puskesmas pada Selasa (07/04/2026) bertempat di Ruang Rapat Sekda Kantor Balai Kota Makassar.

banner 300x600

Agenda krusial ini difokuskan pada penilaian menyeluruh terhadap kemampuan manajerial, kepemimpinan, hingga pemahaman teknis di bidang pelayanan kesehatan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar, Andi Zulkifly, menyatakan bahwa uji kompetensi yang bermuara pada tahapan wawancara ini merupakan langkah strategis daerah.

Tujuannya tidak lain untuk menempatkan sumber daya manusia yang paling akurat dan mumpuni pada posisi manajerial layanan kesehatan.

“Uji kompetensi dan tahapan wawancara ini penting untuk memastikan bahwa calon kepala puskesmas memiliki kemampuan manajerial dan teknis yang memadai dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujar Andi Zulkifly.

Mantan Kepala Bappeda Makassar tersebut menilai bahwa peran seorang kepala puskesmas sangat krusial sebagai penentu utama kualitas layanan kesehatan tingkat pertama.

Oleh karena itu, proses penjaringannya mutlak harus dilakukan secara ketat, objektif, dan profesional.

“Kami ingin memastikan bahwa yang terpilih benar-benar memiliki komitmen, integritas, serta kemampuan dalam memimpin dan mengelola fasilitas pelayanan kesehatan secara optimal. Nah, kita harap mutu pelayanan kesehatan di Makassar semakin baik, apalagi orientasi kita ini masyarakat,” paparnya dengan tegas.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Makassar, Nursaidah Sirajuddin, menyampaikan bahwa seleksi kompetitif ini diikuti oleh 84 peserta yang bersaing mengisi 47 posisi kepala puskesmas di 15 kecamatan.

Setelah melewati saringan uji kompetensi, para peserta dihadapkan pada tahapan wawancara yang diuji langsung oleh lima orang panelis ahli.

Tiga di antaranya adalah Sekda Makassar Andi Zulkifly, Tenaga Ahli Wali Kota Makassar Hudli Huduri, serta Nursaidah Sirajuddin sendiri.

Baca juga:  Kejari Luwu Dorong Hidup Sehat Pegawai Lewat Senam Bersama

“Alhamdulillah, peserta yang mengikuti uji kompetensi sebanyak 84 orang, sementara kebutuhan kita untuk kepala puskesmas ada 47. Hari ini kita lakukan wawancara terhadap lima panelis untuk melihat lebih dalam kapasitas kepemimpinan dan manajerial mereka,” jelas Nursaidah.

Ia merincikan, dalam tahapan wawancara tersebut panelis menggali secara mendalam sejumlah aspek penting, mulai dari integritas, kemampuan pemecahan masalah (problem solving), hingga daya cipta inovasi.

Indikator penilaian ini menjadi tolok ukur penting agar puskesmas di masa depan mampu menjadi fasilitas kesehatan yang bermutu, baik dari sisi kelengkapan sarana prasarana maupun keandalan sumber daya manusianya.

Selain itu, pelaksanaan uji kompetensi ini sekaligus menjadi wujud nyata implementasi manajemen talenta di lingkungan Pemkot Makassar.

Lewat proses transparansi ini, potensi para Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat terpetakan secara jauh lebih objektif. Menurut Nursaidah, tidak jarang seleksi semacam ini berhasil memunculkan figur-figur ASN potensial yang sebelumnya kurang terlihat kiprahnya.

“Minimal bagi yang belum terpilih, mereka sudah mendapatkan peningkatan kapasitas. Ini menjadi bagian dari upaya kita meng-upgrade kemampuan ASN secara berkelanjutan,” tutur birokrat yang akrab disapa Dokter Ida tersebut.

Hasil seleksi final dari serangkaian tahapan ini nantinya akan dilaporkan secara komprehensif kepada Wali Kota Makassar untuk ditetapkan sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Pejabat yang kelak terpilih diamanahkan untuk membawa perubahan positif yang signifikan, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta menjadi sosok penanggung jawab mutlak atas stabilitas kesehatan warga di wilayah kerjanya masing-masing.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *