LUWU – PT Masmindo Dwi Area (MDA) kembali menunjukkan komitmen sosialnya dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana di sejumlah wilayah di Sumatera.
Penyaluran bantuan ini dilakukan sebagai bagian dari partisipasi aktif perusahaan dalam Program ESDM Siaga Bencana Peduli Sumatera, Rabu (24/12/2025).
Program ESDM Siaga Bencana Peduli Sumatera merupakan inisiatif strategis Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Sebagai induk dan pembina sektor energi serta pertambangan nasional, Kementerian ESDM mengoordinasikan perusahaan-perusahaan di bawah binaannya untuk bergerak cepat, terarah, dan berkelanjutan dalam merespons situasi darurat kebencanaan.
Keterlibatan MDA dalam program ini mencerminkan solidaritas industri pertambangan yang tidak hanya berfokus pada kontribusi ekonomi, tetapi juga hadir secara nyata dalam membantu penanganan krisis kemanusiaan di tanah air.
Kepala Teknik Tambang (KTT) MDA, Mustafa Ibrahim, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan wujud nyata tanggung jawab moral perusahaan sebagai bagian integral dari sektor ESDM.
“Dalam situasi bencana, negara hadir melalui kerja sama berbagai kementerian dan lembaga. Melalui Program ESDM Siaga Bencana, Kementerian ESDM turut mendorong kepedulian sosial di sektor energi dan sumber daya mineral. Kami, sebagai perusahaan tambang yang beroperasi di bawah pembinaan Kementerian ESDM, berkomitmen untuk mengambil peran nyata dalam membantu masyarakat terdampak,” ujar Mustafa Ibrahim.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa nilai keselamatan, kepedulian, dan kemanusiaan merupakan prinsip yang tidak terpisahkan dari praktik pertambangan yang bertanggung jawab (Good Mining Practice).
Bantuan yang disalurkan MDA melalui program ini difokuskan untuk mendukung kebutuhan mendesak masyarakat terdampak.
Bantuan tersebut mencakup logistik darurat, pemenuhan kebutuhan dasar, serta dukungan pada tahap awal pemulihan pascabencana.
Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah dan pelaku usaha, MDA berharap kontribusi ini dapat memberikan dampak positif langsung bagi para korban, sekaligus memperkuat semangat gotong royong nasional dalam menghadapi ujian bencana alam.

















