banner 970x250
Daerah

Jaga Stabilitas Sosial, Satgas Investasi Luwu Gelar Koordinasi Lintas Sektor dengan PT MDA

×

Jaga Stabilitas Sosial, Satgas Investasi Luwu Gelar Koordinasi Lintas Sektor dengan PT MDA

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

LUWU – Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Investasi menggelar rapat koordinasi bersama PT Masmindo Dwi Area (MDA), Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Kelompok Kerja (Pokja) Percepatan Investasi Kabupaten Luwu, serta perwakilan divisi Human Capital (HC) dari masing-masing kontraktor MDA.

Pertemuan yang dilangsungkan pada Minggu (01/03/2026) ini bertujuan untuk membahas berbagai dinamika yang tengah berkembang di wilayah lingkar tambang.

banner 300x600

Langkah ini merupakan upaya konkret Satgas dalam memastikan stabilitas sosial dan keberlanjutan investasi di Kabupaten Luwu tetap terjaga melalui penguatan sinergi lintas sektor.

Kepala Bappelitbangda yang juga menjabat sebagai Sekretaris Satgas Percepatan Investasi, Moh. Arsal Arsyad, menegaskan perlunya respons cepat dan terkoordinasi dalam menyikapi dinamika di lingkar tambang agar tidak membesar menjadi persoalan yang lebih rumit.

“Investasi adalah bagian dari pembangunan daerah, namun stabilitas sosial adalah fondasinya. Karena itu, setiap dinamika di lapangan harus segera dikomunikasikan dan ditangani bersama, bukan dibiarkan berlarut,” ungkap Arsal.

Ia juga menekankan bahwa tugas Satgas tidak sebatas mengurus kelancaran administrasi investasi, melainkan juga menjaga keseimbangan antara kepastian berusaha bagi perusahaan dan pemenuhan kepentingan masyarakat sekitar.

Dalam forum tersebut, perwakilan Pokja dan unsur Human Capital dari pihak kontraktor MDA turut memaparkan sejumlah kendala operasional di lapangan.

Isu utama yang disoroti adalah dinamika ketenagakerjaan serta tingginya ekspektasi masyarakat setempat. Seluruh masukan konstruktif yang ada kemudian dihimpun guna merumuskan solusi bersama yang lebih sistematis.

Merespons hal tersebut, Direktur MDA Erlangga Gaffar menyatakan bahwa pihak perusahaan sangat memahami tingginya harapan warga sekitar untuk dapat bekerja di proyek tambang.

Meski demikian, ia bersikap realistis dengan menyebutkan bahwa jumlah lowongan yang tersedia tidak akan pernah sebanding dengan total kebutuhan tenaga kerja di wilayah tersebut.

Baca juga:  Bupati Patahudding: Tak Perlu Banyak Rapat, Fokus Aksi Turunkan Stunting

“Antusiasme masyarakat terhadap peluang kerja di MDA tentu kami pahami dan hargai. Namun, jumlah posisi yang tersedia sangat terbatas dan tidak mungkin mengakomodasi seluruh pencari kerja yang ada. Oleh karena itu, kami berharap dukungan dari semua pihak untuk bersama-sama mengelola ekspektasi ini secara bijaksana, terstruktur, serta memastikan proses rekrutmen berjalan transparan,” papar Erlangga.

Lebih lanjut, Erlangga menjelaskan bahwa kontribusi MDA terhadap pembangunan daerah tidak semata-mata diukur dari penyerapan tenaga kerja langsung.

Investasi yang masuk juga dinilai mampu menggerakkan roda perekonomian lokal melalui pelibatan pelaku usaha daerah, kontraktor lokal, hingga penyedia barang dan jasa di sekitar area operasional tambang.

“Kehadiran MDA bukan hanya soal lowongan kerja langsung. Ada perputaran ekonomi yang tumbuh, kemitraan dengan usaha lokal, serta Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang kami jalankan agar manfaat investasi dirasakan lebih luas dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Melalui rapat koordinasi ini, Satgas Percepatan Investasi kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi antara OPD dan Pokja.

Tujuannya agar setiap gejolak sosial yang berpotensi muncul dapat segera diredam secara cepat dan terukur demi mewujudkan iklim investasi yang sehat.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *