banner 970x250
Daerah

Mendag Budi Santoso dan Wali Kota Makassar Pantau Harga Pangan Jelang Idulfitri

×

Mendag Budi Santoso dan Wali Kota Makassar Pantau Harga Pangan Jelang Idulfitri

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MAKASSAR – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, pemerintah terus memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di berbagai daerah, termasuk di Kota Makassar.

Dalam rangka pengendalian inflasi serta pengawasan pelaksanaan Harga Eceran Tertinggi (HET), Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendampingi Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, dalam kunjungan kerja di Kota Makassar pada Rabu (04/03/2026).

banner 300x600

Kunjungan strategis tersebut dipusatkan di Pasar Terong, Kecamatan Bontoala, yang merupakan salah satu pasar tradisional terbesar sekaligus barometer pergerakan harga pangan di Kota Makassar.

Tak hanya menyasar pasar tradisional, Munafri bersama Mendag juga memantau program belanja Ramadan dan ketersediaan bahan pokok di ritel modern lokal, Baji Pamai Supermarket, yang terletak di Jalan Ranggong, Kecamatan Ujung Pandang.

Dalam peninjauan itu, rombongan Menteri Perdagangan bersama Gubernur Sulawesi Selatan dan jajaran Pemerintah Kota Makassar turun langsung berdialog dengan pedagang serta pembeli.

Mereka mengecek harga sejumlah komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, gula pasir, daging ayam, telur, cabai, dan bawang.

Usai memantau harga bahan pokok di Pasar Terong, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan secara bersama-sama untuk memastikan stabilitas harga tetap terjaga.

Munafri mengakui, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga. Namun demikian, kenaikan tersebut dinilai masih dalam batas wajar dan terkendali.

“Hari ini, kami bersama Bapak Menteri Perdagangan dan Bapak Gubernur mengontrol harga-harga kebutuhan menjelang Idulfitri. Memang kita lihat ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan, tapi semuanya masih dalam batas kendali,” ujar Munafri.

Langkah pemantauan ini dilakukan untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap sesuai dengan ketentuan HET yang telah ditetapkan pemerintah, sekaligus mengantisipasi lonjakan harga menjelang puncak Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri pada akhir bulan Maret ini.

Baca juga:  Pesan Tegas Wali Kota Makassar di Pelantikan Pejabat: Jangan Menunda Pekerjaan!

Pemerintah ingin memastikan tidak ada praktik penimbunan maupun gangguan distribusi yang berpotensi merugikan masyarakat.

Wali Kota Munafri menegaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar siap memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Ia mengklaim, secara umum harga pangan di pasar tradisional Kota Makassar masih berada di bawah ketentuan HET.

“Masih di bawah HET, khususnya yang ada di pasar. Dan ini relatif sangat terjaga harga pangan di Kota Makassar ini,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, memastikan harga kebutuhan pokok di Kota Makassar relatif stabil.

“Hasil pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas perdagangan berjalan normal dan pasar dalam kondisi ramai oleh pengunjung,” ujarnya.

Sejumlah komoditas yang dipantau antara lain sayur-mayur, cabai merah, bawang merah, ayam potong, daging, telur ayam, beras, minyak goreng, dan gula pasir.

Budi menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kota akan terus dilakukan guna memastikan aktivitas ekonomi tetap berjalan normal selama Ramadan hingga Idulfitri.

Sebagai informasi, harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional Kota Makassar cukup bervariasi. Harga cabai rawit berkisar Rp60.000 hingga Rp70.000 per kilogram.

Bawang merah relatif stabil di angka Rp40.000 per kilogram, sedangkan bawang putih berada pada kisaran Rp35.000 per kilogram.

Di sisi lain, harga telur ayam dibanderol Rp57.000 hingga Rp60.000 per rak. Untuk komoditas daging ayam, harga jual berada pada rentang Rp35.000 hingga Rp38.000 per kilogram tergantung ukuran.

Sementara itu, gula pasir stabil di angka Rp16.500 per kilogram, dan Minyakita dijual sesuai ketentuan, yakni Rp15.600 per liter.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *