LUWU – Pemerintah Kabupaten Luwu menunjukkan komitmennya dalam mendukung sistem pertahanan negara dengan mengirimkan perwakilannya pada Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Kepala Desa Tahun 2026.
Bupati Luwu, Patahudding, turut hadir secara langsung dalam upacara pembukaan kegiatan tersebut yang berlangsung pada Senin (30/03/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari pilot project Kementerian Pertahanan sebagai upaya pembentukan komponen cadangan dari unsur ASN dan kepala desa di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan.
Upacara pembukaan yang diselenggarakan di Rindam XIV/Hasanuddin, Desa Mata Allo, Kecamatan Bontomarannu ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Selatan, para kepala daerah dan wakil kepala daerah se-Sulsel, serta jajaran pejabat lingkup pemerintah provinsi.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu secara resmi mengikutsertakan 12 orang peserta yang tergabung dalam Kompi D, dengan rincian 11 orang di Peleton (Ton) 1 dan 1 orang di Ton 3.
Para delegasi ini berasal dari instansi Dinas Satuan Polisi Pamong Praja, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Luwu.
Pelaksanaan Latsarmil ini secara khusus bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kedisiplinan ASN serta kepala desa, khususnya dalam menghadapi berbagai potensi ancaman pertahanan.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada Kementerian Pertahanan atas inisiasi kegiatan tersebut.
“Saya selaku Gubernur Sulawesi Selatan mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pertahanan dan Kepala Badan Cadangan Nasional atas pelaksanaan kegiatan ini sebagai bentuk kerja sama pertama di tingkat provinsi untuk ASN kita. Ini merupakan angkatan pertama, dan pembekalan ini sangat penting karena ASN tidak hanya dibekali pengetahuan umum dan keterampilan pemerintahan, tetapi juga disiplin kebangsaan sebagai komponen cadangan,” ujar Andi Sudirman Sulaiman.
Ia menaruh harapan besar agar para peserta yang ditempa dalam pelatihan ini kelak dapat menjadi representasi komponen cadangan yang selalu siaga.
“Ke depan, saya berharap peserta dapat menjadi representatif Komcad yang siap diperbantukan sewaktu-waktu. Kehadiran ASN dan kepala desa dalam kegiatan ini juga menjadi cerminan penting dalam membangun kecintaan terhadap tanah air, menjaga persatuan, serta menumbuhkan jiwa patriotisme sebagaimana yang terus digaungkan oleh Presiden Prabowo Subianto,” tambahnya menegaskan.
Merespons hal tersebut, Bupati Luwu, Patahudding, memandang keikutsertaan pemerintah daerah dalam agenda kemiliteran ini sebagai bentuk manifestasi dukungan terhadap program strategis nasional.
“Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam membangun kesadaran bela negara serta meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah dalam mendukung ketahanan nasional,” ujar Patahudding.
Pemerintah Kabupaten Luwu pun berharap, melalui gemblengan Latsarmil ini, ASN dan kepala desa dapat memiliki semangat nasionalisme yang tinggi serta kesiapan optimal dalam menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.
















