banner 970x250
Daerah

Pernah Kalah dari Kotak Kosong, Appi Bagikan Rahasia Bangkit di Unhas

16
×

Pernah Kalah dari Kotak Kosong, Appi Bagikan Rahasia Bangkit di Unhas

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MAKASSAR – Ratusan mahasiswa antusias menyimak perjalanan hidup dan lika-liku karier politik Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang dibagikan secara blak-blakan dalam sebuah kuliah umum.

Pria yang akrab disapa Appi ini membedah pengalamannya dari titik terendah hingga berhasil memimpin kota, saat hadir membawakan materi bertajuk “Sinergi Pemerintahan, Hukum dan Entrepreneurship dalam Menciptakan Inovasi Pemerintahan yang Berdampak di Kota Makassar” di Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin pada Jumat (22/05/2026).

banner 300x600

Dalam forum akademik tersebut, Appi secara terbuka menceritakan jatuh bangun karier politiknya yang sempat diwarnai kekalahan memalukan.

Ia mengenang momen Pilkada 2018 saat dirinya harus menelan pil pahit kalah dari kotak kosong.

Kegagalan tersebut diakuinya sangat memukul mental, hingga membuatnya enggan mengunjungi warung kopi selama tujuh bulan lamanya karena merasa terus dibicarakan.

Kekalahan kembali menghampirinya pada Pilkada 2020 di tengah masa pandemi. Namun, ketekunan dan mental pantang menyerah akhirnya mengantarkan Appi merebut kemenangan pada Pilkada Makassar 2024.

“Tidak ada perjuangan yang dilakukan sampai tuntas yang berakhir sia-sia. Berjuanglah sampai tuntas untuk mendapatkan apa yang kalian inginkan. Kalau kita mengejar mimpi terbaik kita, rasa lelah itu tidak akan pernah ada,” pesan Appi memberikan motivasi.

Ketangguhan mental Appi ternyata telah terbentuk sejak usia muda. Berasal dari keluarga dengan ekonomi yang serba terbatas, ia harus berjuang membiayai sendiri kuliahnya di Fakultas Hukum Unhas setelah orang tuanya hanya mampu membayar biaya semester pertama.

Profesi sebagai penyiar radio pun dilakoninya untuk menyambung pendidikan.

Pengalaman merintis dari bawah ini pula yang kelak membawanya sukses membenahi klub sepak bola kebanggaan Sulawesi Selatan, PSM Makassar, hingga sukses mengakhiri puasa gelar 19 tahun dengan menjuarai Piala Indonesia pada 2019.

Baca juga:  Menu Inovatif TP-PKK Luwu Sabet Dua Juara Harapan di B2SA Fest

Lebih jauh, politisi Partai Golkar ini menyoroti urgensi jiwa kewirausahaan (entrepreneurship) bagi para generasi muda, khususnya mahasiswa berlatar belakang keilmuan hukum.

Menurutnya, ilmu hukum sangat relevan dijadikan fondasi utama dalam dunia bisnis agar setiap langkah dan inovasi tetap berada pada koridor regulasi yang benar.

Apalagi, Kota Makassar yang secara historis bertumpu pada sektor perdagangan dan jasa sangat membutuhkan lahirnya pengusaha-pengusaha inovatif.

Appi menyayangkan rasio entrepreneur di Indonesia yang saat ini belum menyentuh angka empat persen dari total 280 juta penduduk.

Oleh karena itu, ia menilai sinergi yang kuat antara roda pemerintahan, kepastian hukum, dan iklim kewirausahaan menjadi kunci paling esensial dalam mengakselerasi pembangunan kota cerdas.

Sebagai penutup, ia mengajak seluruh sivitas akademika Fakultas Hukum Unhas untuk terus berinovasi dan aktif membangun relasi.

Institusi pendidikan diharapkan mampu menjadi motor penggerak utama yang melahirkan berbagai kebijakan publik yang cerdas, berkeadilan, dan senantiasa berpihak pada kepentingan rakyat luas.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *