banner 970x250
Nasional

Perry Warjiyo Mundur dari BI, Destry Damayanti Jadi Gubernur Sementara

4
×

Perry Warjiyo Mundur dari BI, Destry Damayanti Jadi Gubernur Sementara

Sebarkan artikel ini
Perry Warjiyo Mundur dari BI, Destry Damayanti Jadi Gubernur Sementara
Foto: Sekretariat Presiden
Example 468x60

NASIONAL – Presiden Prabowo Subianto menerima pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur Bank Indonesia.

Pemerintah selanjutnya akan menyiapkan keputusan presiden untuk memberhentikan Perry secara hormat.

banner 300x600

Kepastian tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di kompleks Bank Indonesia, Jakarta, pada Senin (27/07/2026).

Prasetyo mengatakan, Presiden Prabowo turut menyampaikan penghargaan atas kontribusi Perry selama memimpin bank sentral dalam kurun sekitar tujuh tahun.

Pemerintah menilai Perry telah memberikan dedikasi panjang dalam menjaga pelaksanaan kebijakan moneter, terutama ketika Indonesia menghadapi berbagai tekanan ekonomi dari dalam maupun luar negeri.

“Bapak Presiden menerima pengunduran diri Bapak Perry Warjiyo, disertai ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi beliau selama kurang lebih tujuh tahun memimpin Bank Indonesia,” kata Prasetyo.

Setelah menerima surat tersebut, pemerintah akan memproses penerbitan Keputusan Presiden mengenai pemberhentian Perry dari jabatannya.

Sambil menunggu penetapan gubernur definitif, tugas pimpinan Bank Indonesia akan dijalankan Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti.

Penunjukan sementara itu dilakukan secara otomatis berdasarkan ketentuan dalam Undang-Undang Bank Indonesia.

Destry akan menjalankan kewenangan gubernur sekaligus memastikan seluruh kegiatan bank sentral tetap berlangsung.

Prasetyo menegaskan, pergantian pimpinan tidak boleh mengganggu pelaksanaan tugas dan fungsi Bank Indonesia.

Pemerintah juga akan terus menjaga komunikasi dengan bank sentral dalam mengelola kebijakan ekonomi nasional.

Koordinasi tersebut mencakup upaya menjaga kestabilan nilai tukar, inflasi, sistem keuangan, serta sinkronisasi antara kebijakan moneter dan fiskal.

Bank Indonesia memiliki kewenangan utama di bidang moneter, sementara pemerintah melalui Kementerian Keuangan bertanggung jawab mengelola kebijakan fiskal.

Meski memiliki wilayah kerja berbeda, kedua lembaga dinilai harus tetap berkoordinasi untuk menjaga kepercayaan publik dan ketahanan perekonomian.

Baca juga:  SMSI Gelar Dialog Nasional Bahas UU ITE dan Media Baru

Pengunduran diri Perry langsung menjadi perhatian pelaku pasar keuangan.

Investor memilih menahan langkah sambil menunggu kepastian proses pergantian pimpinan dan arah kebijakan Bank Indonesia berikutnya.

Pada perdagangan Senin (27/07/2026), nilai tukar rupiah mengalami tekanan dan bergerak mendekati level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat.

Berdasarkan perdagangan pasar spot pada pukul 10.21 WIB, rupiah melemah 31 poin atau 0,17 persen menjadi Rp17.994 per dolar AS.

Saat perdagangan dibuka, mata uang Indonesia berada di posisi Rp17.976 per dolar AS setelah turun 13 poin atau sekitar 0,07 persen.

Tekanan terhadap rupiah terjadi ketika indeks dolar AS justru bergerak melemah.

Indeks DXY yang mengukur kekuatan dolar terhadap enam mata uang utama dunia turun sekitar 0,3 persen menjadi 101,164 pada pukul 09.00 WIB.

Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa pelemahan rupiah tidak sepenuhnya disebabkan penguatan dolar secara global.

Sentimen domestik, terutama ketidakpastian mengenai transisi kepemimpinan BI, turut menjadi perhatian pasar.

Gejolak juga terlihat pada perdagangan saham.

Indeks Harga Saham Gabungan sempat dibuka melemah sebelum berbalik menguat pada sesi berikutnya.

IHSG dibuka pada level 6.185,799 dan sempat turun hingga menyentuh posisi terendah 6.144,274.

Namun, tekanan tersebut perlahan mereda.

Pada pukul 10.23 WIB, IHSG tercatat menguat 20,543 poin atau 0,33 persen ke level 6.216,974.

Indeks bahkan sempat mencapai posisi tertinggi di level 6.219,418.

Pergerakan yang cepat dari zona merah menuju zona hijau mencerminkan sikap pasar yang masih mencari keseimbangan setelah munculnya kabar pergantian pimpinan bank sentral.

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta menilai investor kemungkinan akan menerapkan strategi menunggu dalam jangka pendek.

Sikap tersebut dapat meningkatkan volatilitas, baik di pasar saham maupun pasar obligasi, karena investor masih mempertimbangkan sejumlah faktor sebelum mengambil keputusan.

Baca juga:  Momen Spesial Titiek Soeharto, Diberi Kejutan Didit di Senayan, Didoakan Prabowo dari Eropa

Menurut Nafan, reaksi pasar selanjutnya akan dipengaruhi oleh alasan pengunduran diri Perry, kecepatan proses suksesi, dan kredibilitas calon penggantinya.

Independensi Bank Indonesia juga menjadi faktor penting yang akan diperhatikan pelaku pasar.

Kepastian bahwa kebijakan moneter tetap profesional dan bebas dari tekanan dinilai dapat mengurangi kekhawatiran investor.

Apabila proses transisi dilakukan secara terbuka, cepat, dan tidak mengubah arah kebijakan secara mendadak, tekanan terhadap rupiah maupun instrumen keuangan diperkirakan hanya berlangsung sementara.

Sebaliknya, ketidakpastian berkepanjangan berpotensi memperbesar fluktuasi pasar dan membuat investor lebih berhati-hati menempatkan dana.

Pemerintah memastikan seluruh tugas Bank Indonesia tetap berjalan meski posisi gubernur memasuki masa transisi.

Destry Damayanti sebagai pejabat sementara diharapkan menjaga kesinambungan kebijakan yang telah berjalan, termasuk upaya mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Pemerintah juga meminta seluruh pihak tetap menjalankan kewenangannya sesuai undang-undang dan tidak berspekulasi berlebihan mengenai pergantian pimpinan BI.

Proses penentuan gubernur definitif akan dilakukan berdasarkan mekanisme yang berlaku.

Hingga tahapan tersebut selesai, Destry akan memimpin operasional dan pengambilan kebijakan di lingkungan Bank Indonesia.

Kecepatan serta transparansi proses pergantian menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan pasar.

Pelaku ekonomi akan mencermati apakah pimpinan baru nantinya mampu mempertahankan kredibilitas, independensi, dan konsistensi kebijakan bank sentral.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *