banner 970x250
Daerah

Megawati Akhmad dan Pokja IV Ikuti Orientasi Penanganan Stunting

4
×

Megawati Akhmad dan Pokja IV Ikuti Orientasi Penanganan Stunting

Sebarkan artikel ini
Megawati Akhmad dan Pokja IV Ikuti Orientasi Penanganan Stunting
Example 468x60

PALOPO – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Palopo Megawati Akhmad bersama ketua dan anggota Kelompok Kerja (Pokja) IV mengikuti Orientasi Peningkatan Kapasitas Kader Program Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada Selasa (22/09/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut diikuti oleh para ketua TP PKK kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan.

banner 300x600

Orientasi ini bertujuan memperkuat kapasitas dan mengoptimalkan peran kader PKK sebagai garda terdepan dalam upaya percepatan penurunan stunting di tingkat desa dan kelurahan.

Keikutsertaan Pokja IV dinilai sangat strategis mengingat kelompok kerja ini membidangi sektor kesehatan, kelestarian lingkungan hidup, dan perencanaan sehat—tiga bidang yang berkaitan langsung dengan upaya pencegahan dan penanganan stunting di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Kota Palopo Megawati Akhmad menegaskan bahwa peran kader Pokja IV sangat sentral dalam mendampingi keluarga di lapangan.

“Pokja IV memiliki peran kunci karena membidangi sektor kesehatan dan perencanaan keluarga sehat. Kader-kader kita di lapangan adalah ujung tombak yang berhadapan langsung dengan masyarakat, sehingga peningkatan kapasitas ini sangat penting agar edukasi dan intervensi stunting bisa semakin tepat sasaran,” ujar Megawati Akhmad.

Sejumlah materi krusial dibahas dalam orientasi tersebut, antara lain evaluasi perkembangan prevalensi stunting di Sulawesi Selatan sepanjang tahun 2026, strategi pendampingan bagi keluarga berisiko stunting, serta pemantapan mekanisme pelaporan data berjenjang dari tingkat kelurahan hingga provinsi.

Megawati Akhmad menambahkan bahwa hasil dari orientasi ini akan segera ditindaklanjuti secara berjenjang hingga ke tingkat jajaran TP PKK kecamatan dan kelurahan se-Kota Palopo.

“Penanganan stunting membutuhkan kerja sama yang solid dan terintegrasi. Setelah orientasi ini, kami akan segera mensosialisasikan materi kepada kader di kecamatan dan kelurahan, serta memperkuat sinergi bersama Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), puskesmas, dan kader posyandu,” jelasnya.

Baca juga:  Pemkab Luwu Perkuat Sinergi Lintas Sektor dalam Implementasi Transformasi Posyandu Era Baru

TP PKK Kota Palopo berkomitmen untuk terus berkolaborasi dan mendukung penuh program pemerintah dalam mengentaskan angka stunting.

Upaya berkelanjutan ini diharapkan dapat mewujudkan generasi Kota Palopo yang sehat, cerdas, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *