banner 970x250
Daerah

Asap Karhutla Terasa di Palopo, Kasus ISPA Masih Fluktuatif

14
×

Asap Karhutla Terasa di Palopo, Kasus ISPA Masih Fluktuatif

Sebarkan artikel ini
Asap Karhutla Terasa di Palopo, Kasus ISPA Masih Fluktuatif
Kepala Dinas Kesehatan Palopo, Irsan Anugrah
Example 468x60

PALOPO – Kabut asap yang menyelimuti Kota Palopo dalam beberapa waktu terakhir belum diikuti lonjakan signifikan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palopo, Irsan Anugrah, berdasarkan data yang dihimpun dari sejumlah puskesmas selama Juli hingga September 2026.

banner 300x600

Irsan menjelaskan, dalam tiga bulan tersebut, Kota Palopo mengalami musim kemarau dengan intensitas hujan yang sangat rendah.

Kondisi itu juga diperparah dengan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyebabkan kabut asap di sejumlah wilayah.

Menurutnya, kabut asap yang terjadi bahkan sempat mengganggu jarak pandang masyarakat.

Baca Juga : Kemenkes Ungkap 333.470 Kasus ISPA di Wilayah Karhutla, 75 Ribu Menimpa Balita

Pegunungan hingga laut yang biasanya terlihat dari kawasan tertentu menjadi sulit terlihat.

“Saya kebetulan berdomisili di Salobulo yang berada pada daerah ketinggian. Laut pun kadang-kadang tidak terlihat,” ungkapnya.

Meski demikian, Irsan mengatakan bahwa berdasarkan data yang dihimpun Dinkes dari fasilitas pelayanan kesehatan, belum ditemukan peningkatan kasus ISPA secara signifikan.

“Kalau mengacu ke data yang kami olah di puskesmas, kemudian direkap di Dinkes, sebenarnya lonjakan kasus yang signifikan itu, alhamdulillah, di Kota Palopo tidak menunjukkan kondisi seperti itu,” jelasnya.

Baca Juga : Kualitas Udara Sulsel Memburuk, BMKG Ingatkan Bahaya Partikel PM2.5

Ia menyebutkan, jumlah kasus ISPA selama Juli, Agustus, dan September 2026 cenderung mengalami fluktuasi atau naik turun setiap bulannya.

“Untuk ISPA justru fluktuatif. Kadang turun, kadang naik tiga bulan terakhir ini. Tidak ada lonjakan kasus yang signifikan,” katanya.

Kendati belum ditemukan lonjakan kasus, Dinkes Palopo tetap mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.

Baca juga:  Wali Kota Palopo Lantik Direktur Tirta Mangkaluku Periode 2026–2031

Masyarakat juga diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami keluhan seperti batuk, demam, maupun gangguan pernapasan lainnya.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *