BONE – Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., memantau langsung kebersihan lingkungan di sejumlah wilayah perkotaan Kabupaten Bone, Sabtu (10/10/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengevaluasi kesiapan daerah menghadapi penilaian Adipura 2026 sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Pemantauan dilakukan di sela-sela olahraga pagi dengan menyusuri sejumlah wilayah, yakni Kelurahan Manurunge, Kelurahan Macege, dan Kelurahan Masumpu.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Bone meninjau kondisi lingkungan permukiman serta menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menciptakan kawasan yang bersih, sehat, dan nyaman.
Ia menyampaikan bahwa upaya mewujudkan Kabupaten Bone yang bersih dan asri membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Kesadaran bersama serta tindakan nyata yang dilakukan secara konsisten menjadi kunci dalam menjaga kualitas lingkungan.
Baca juga : Gubernur Sulsel Salurkan Rp1 Miliar dan 500 Paket Sembako untuk Korban Banjir Bone
Bupati juga mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk meningkatkan koordinasi dan mempercepat pembenahan lingkungan, khususnya di kawasan perkotaan yang menjadi bagian dari persiapan penilaian Adipura 2026.
Menurutnya, menjaga kebersihan bukan semata-mata untuk memenuhi indikator penilaian, melainkan harus menjadi kebiasaan dan tanggung jawab bersama.
“Kebersihan lingkungan harus menjadi tanggung jawab bersama. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Karena itu, kesadaran menjaga kebersihan perlu dibangun mulai dari lingkungan rumah, jalan, hingga fasilitas umum.”
Ia menegaskan, persiapan menghadapi Adipura hendaknya menjadi momentum untuk membangun budaya hidup bersih sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan secara berkelanjutan.
Tinjau Program Pekarangan Pangan Lestari
Usai memantau kebersihan lingkungan, Bupati Bone melanjutkan kunjungan dengan meninjau kebun program Pekarangan Pangan Lestari (P2L).
Baca juga : Saksikan Penyucian Benda Pusaka, Delegasi Luwu Timur Apresiasi Tradisi Adat Bone
Program ini merupakan salah satu upaya mendorong pemanfaatan lahan pekarangan secara produktif guna mendukung ketahanan pangan masyarakat. Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga, pemanfaatan pekarangan juga diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih hijau, tertata, dan bermanfaat bagi warga.
Peninjauan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mengintegrasikan penataan lingkungan dengan pemberdayaan masyarakat melalui program yang memberikan manfaat langsung bagi rumah tangga.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan silaturahmi bersama masyarakat. Pertemuan tersebut menjadi sarana untuk menyerap aspirasi warga sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Melalui dialog tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat memperoleh masukan mengenai berbagai persoalan yang dihadapi warga, termasuk kebutuhan penataan kawasan permukiman dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Baca juga : Apresiasi Wali Kota Palopo: Taman Dasawisma Jadi Bukti Nyata Warga Mandiri Pangan
Turut mendampingi Bupati Bone dalam kegiatan tersebut, Dandenpom XIV/1 Bone Letkol Cpm Wijaya Ardi, S.H., M.H., sejumlah kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Bone, para camat, serta lurah di wilayah perkotaan.
Pemantauan langsung ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bone dalam meningkatkan kesiapan menghadapi penilaian Adipura 2026. Upaya tersebut tidak hanya berfokus pada pembenahan fisik lingkungan, tetapi juga pada penguatan pengawasan dan peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan sehari-hari.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat, Kabupaten Bone diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan sekaligus mewujudkan kawasan perkotaan yang bersih, hijau, asri, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.













