banner 970x250
Pendidikan

Rektor UM Palopo Temui Bupati Luwu, Bahas Fakultas Kedokteran dan Kerja Sama Pendidikan

6
×

Rektor UM Palopo Temui Bupati Luwu, Bahas Fakultas Kedokteran dan Kerja Sama Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Rektor UM Palopo Temui Bupati Luwu, Bahas Fakultas Kedokteran dan Kerja Sama Pendidikan
Example 468x60

LUWU – Bupati Luwu Patahudding menyatakan dukungannya terhadap rencana Universitas Muhammadiyah (UM) Palopo membuka Fakultas Kedokteran. Ia juga berharap perguruan tinggi tersebut dapat memperluas jangkauan pendidikan dengan membuka kampus di Kabupaten Luwu.

Dukungan itu disampaikan saat Patahudding menerima audiensi Rektor Universitas Muhammadiyah Palopo, Prof. Suhardi M. Anwar, bersama jajaran pimpinan universitas di ruang kerja Kantor Bupati Luwu, Senin (19/10/2026).

banner 300x600

Pertemuan tersebut membahas rencana pengembangan Fakultas Kedokteran sekaligus kelanjutan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Luwu dan UM Palopo di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia.

Rencana pembukaan Fakultas Kedokteran menjadi salah satu agenda pengembangan kelembagaan UM Palopo untuk memperluas akses pendidikan kedokteran, khususnya bagi masyarakat Luwu Raya dan wilayah sekitarnya.

Selain meningkatkan kesempatan masyarakat menempuh pendidikan tinggi, pengembangan tersebut diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan yang berkualitas di Sulawesi Selatan.

Bupati Luwu Patahudding menyambut positif rencana pengembangan UM Palopo, termasuk upaya memperluas bidang pendidikan yang dikelola perguruan tinggi tersebut.

Ia berharap pengembangan UM Palopo tidak hanya terpusat di Kota Palopo, tetapi juga dapat menjangkau masyarakat Kabupaten Luwu melalui pembukaan kampus di wilayahnya.

“Kami berharap, Universitas ini dapat mengembangkan kegiatan pendidikan tinggi dengan membangun atau membuka kampus di wilayah Kabupaten Luwu,” kata Patahudding, sebagaimana dikutip dari pemberitaan RITMEE, Senin (19/10/2026).

Menurutnya, keberadaan perguruan tinggi di Kabupaten Luwu akan memberikan kesempatan lebih luas kepada masyarakat untuk memperoleh layanan pendidikan tinggi.

Selain itu, kehadiran institusi pendidikan diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendukung pengembangan sektor kesehatan daerah.

Dukungan pemerintah daerah terhadap rencana tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan kebutuhan pembangunan masyarakat.

Baca juga:  Rekrutmen Guru Bisa Ditarik ke Pusat, Prabowo Ungkap Alasannya

Rencana pembukaan Fakultas Kedokteran UM Palopo sebelumnya telah dibahas bersama Universitas Muhammadiyah Makassar.

Berdasarkan publikasi resmi Universitas Muhammadiyah Makassar pada Senin (02/03/2026), kedua perguruan tinggi menggelar pertemuan untuk membicarakan kesiapan kelembagaan dan peluang pendampingan dalam pengembangan pendidikan kedokteran.

Pertemuan tersebut membahas sejumlah aspek penting, mulai dari persiapan tenaga pengajar, sarana dan prasarana, kurikulum, hingga pemenuhan standar akademik.

Rektor UM Palopo, Prof. Suhardi M. Anwar, saat itu menyatakan pihaknya sedang melakukan persiapan bertahap untuk memastikan rencana pembukaan pendidikan kedokteran berjalan sesuai ketentuan.

“Kami datang untuk memohon arahan dan pendampingan agar langkah yang kami ambil berada pada jalur yang tepat,” ujar Prof. Suhardi, sebagaimana dikutip dari publikasi resmi Universitas Muhammadiyah Makassar terkait pertemuan pada Senin (02/03/2026).

Dalam pertemuan tersebut, UM Palopo juga membahas kebutuhan peningkatan kapasitas dosen, kesiapan infrastruktur, dan penyusunan dokumen akademik sebagai bagian dari tahapan pengembangan.

Universitas Muhammadiyah Makassar pada prinsipnya menyambut baik rencana tersebut dan mendorong persiapan yang terukur, terutama terkait ketersediaan sumber daya manusia serta pemenuhan persyaratan pembukaan program pendidikan kedokteran.

Meski demikian, rencana pembukaan Fakultas Kedokteran UM Palopo masih berada dalam tahap persiapan dan belum dapat dinyatakan sebagai fakultas yang resmi beroperasi.

Selain rencana pembukaan Fakultas Kedokteran, audiensi di Kantor Bupati Luwu turut membahas perpanjangan kesepakatan bersama antara pemerintah daerah dan UM Palopo.

Ruang lingkup kerja sama tersebut meliputi pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Melalui kerja sama itu, perguruan tinggi diharapkan dapat memperluas kontribusinya dalam mendukung pembangunan daerah, terutama melalui pengembangan pendidikan dan kegiatan akademik yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat.

Bagi Pemerintah Kabupaten Luwu, kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi salah satu peluang untuk memperkuat pengembangan sumber daya manusia serta meningkatkan dukungan terhadap pelayanan publik.

Baca juga:  Pantau Harga Bahan Pokok, Bupati Luwu Minta Pedagang Bermitra dengan Bulog

Sementara bagi UM Palopo, hubungan kelembagaan dengan pemerintah daerah dapat menjadi bagian dari pengembangan program pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Namun, belum terdapat keterangan mengenai jadwal pembukaan Fakultas Kedokteran, lokasi kampus baru di Kabupaten Luwu, ataupun waktu pelaksanaan pembangunan fasilitas pendidikan tersebut.

Audiensi tersebut turut dihadiri Wakil Rektor I UM Palopo Prof. Hadi Pajarianto, Wakil Rektor II Prof. Rahmawati, serta sejumlah civitas akademika Universitas Muhammadiyah Palopo.

Dari jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu, hadir Direktur RSUD Batara Guru Daud Mustakim, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Luwu Imran, serta Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Luwu Partisan.

Pertemuan tersebut membuka ruang koordinasi lanjutan antara Pemkab Luwu dan UM Palopo terkait pengembangan pendidikan tinggi, rencana Fakultas Kedokteran, serta peluang perluasan layanan pendidikan di Kabupaten Luwu.

Dukungan pemerintah daerah diharapkan dapat membantu proses penjajakan dan persiapan pengembangan universitas, dengan tetap memperhatikan ketentuan serta persyaratan yang berlaku dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *