banner 970x250
Daerah

Hari Ketiga Palopo Gastronomy Festival 2026, Seluruh Kecamatan Adu Kreativitas Masak Kapurung

6
×

Hari Ketiga Palopo Gastronomy Festival 2026, Seluruh Kecamatan Adu Kreativitas Masak Kapurung

Sebarkan artikel ini
Hari Ketiga Palopo Gastronomy Festival 2026, Seluruh Kecamatan Adu Kreativitas Masak Kapurung
Example 468x60

PALOPO – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Palopo menggelar kegiatan Fun Run yang dirangkaikan dengan lomba memasak makanan tradisional sebagai bagian dari semarak Palopo Gastronomy Festival 2026.

Kegiatan pameran kekayaan rasa ini dipusatkan di Taman I’M Palopo pada Minggu (25/10/2026).

banner 300x600

Memasuki hari ketiga pelaksanaan festival, pihak panitia secara khusus menghadirkan lomba memasak kapurung.

Hidangan ini merupakan salah satu kuliner tradisional khas Palopo yang telah lama mengakar dan menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas budaya masyarakat setempat.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Palopo Emil Nugraha Salam menyampaikan bahwa lomba kuliner bergengsi tersebut diikuti oleh utusan dari seluruh kecamatan yang ada di Kota Palopo.

Setiap perwakilan kecamatan diberikan ruang untuk menyajikan kapurung dengan kreativitas masing-masing, tanpa menghilangkan ciri khas dan cita rasa asli makanan tradisional tersebut.

“Melalui perlombaan ini, kita berharap seluruh peserta dapat menampilkan keunikan cita rasa serta kreativitas penyajian kapurung. Makanan tradisional ini adalah kekayaan warisan budaya yang harus terus kita perkenalkan kepada generasi muda, agar sejarah dan tradisi kuliner khas Palopo tidak lekang tergerus zaman,” ujar Emil Nugraha Salam.

Ia menjelaskan, proses penjurian tidak hanya berfokus pada rasa.

Penilaian lomba mencakup sejumlah aspek komprehensif, mulai dari cita rasa, kreativitas dan keaslian menu, penampilan, penyajian atau plating, hingga kebersihan, higienitas, serta keselamatan kerja selama proses memasak.

Selain itu, dewan juri juga sangat mempertimbangkan kekompakan tim dan ketepatan waktu peserta dalam menyelesaikan masakan.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Palopo Andi Poci turut memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan ajang ini.

Ia berharap Palopo Gastronomy Festival dapat bertransformasi menjadi agenda pariwisata berkelanjutan yang tidak sekadar menyajikan hiburan, tetapi juga mempromosikan potensi wisata kuliner daerah secara masif.

Baca juga:  Ribuan Raja dan Sultan Bakal Berkumpul, Sulsel Bersiap Gelar Pesta Budaya Nasional

“Wisatawan yang datang ke suatu daerah itu tidak selalu hanya untuk mencari keindahan alamnya saja. Pengalaman mencicipi makanan dengan cita rasa yang autentik sering kali menjadi alasan utama seseorang memilih destinasi wisata. Oleh karena itu, kita dorong kuliner lokal ini menjadi magnet pariwisata Kota Palopo,” tegas Andi Poci.

Menurutnya, kuliner tradisional seperti kapurung yang diolah menggunakan bahan baku lokal dan teknik memasak turun-temurun memiliki keunikan eksklusif yang tidak selalu dapat ditemukan di daerah lain.

Ia meyakini bahwa promosi makanan khas ini akan memperkuat identitas Palopo sebagai destinasi wisata budaya dan kuliner unggulan.

“Wisata kuliner adalah sarana yang sangat efektif bagi pengunjung untuk mengenal sejarah, nilai-nilai, dan kebiasaan masyarakat kita. Harapan kami, festival ini terus dikembangkan agar kuliner tradisional semakin dikenal luas,” pungkasnya.

Melalui rangkaian Palopo Gastronomy Festival 2026 ini, Pemerintah Kota Palopo sukses meramu perpaduan antara kegiatan olahraga masyarakat, kreativitas seni, dan pelestarian budaya lokal ke dalam satu agenda strategis yang berdampak langsung pada penguatan promosi pariwisata daerah.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *