banner 970x250
Daerah

Desa Raja Berpeluang Jadi Kampung Nelayan 2027, Warga Usulkan SPBUN dan Pabrik Es

9
×

Desa Raja Berpeluang Jadi Kampung Nelayan 2027, Warga Usulkan SPBUN dan Pabrik Es

Sebarkan artikel ini
Desa Raja Berpeluang Jadi Kampung Nelayan 2027, Warga Usulkan SPBUN dan Pabrik Es
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Luwu, Kasmal, Kepala Desa Raja, Tawakkal, serta tim konsultan dari kementerian terkait dan pelaku UMKM setempat, Baso.(Basman)
Example 468x60

LUWU – Masyarakat pesisir Desa Raja, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, berharap rencana pembangunan Kampung Nelayan pada 2027 dilengkapi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) dan pabrik es untuk mendukung aktivitas melaut serta menjaga kualitas hasil tangkapan.

Harapan tersebut mengemuka setelah peninjauan lokasi dan survei tomografi dilakukan pada Kamis (22/10/2026).

banner 300x600

Kegiatan itu merupakan bagian dari tahapan penilaian kelayakan lokasi untuk rencana pembangunan Kampung Nelayan.

Meski Desa Raja dinilai memiliki potensi untuk diprioritaskan, realisasi pembangunan masih menunggu hasil penilaian dan keputusan kementerian terkait.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Luwu, Hasnawir, mengatakan Desa Raja berpotensi menjadi salah satu lokasi prioritas pembangunan Kampung Nelayan pada 2027.

Pertimbangan tersebut antara lain jumlah nelayan yang cukup banyak, sejumlah persyaratan yang telah terpenuhi, serta dukungan masyarakat terhadap rencana pembangunan.

Menurut Hasnawir, hasil survei tomografi akan menjadi bahan penilaian untuk menentukan tahapan selanjutnya.

Pemerintah daerah masih menunggu tindak lanjut dari kementerian terkait yang diharapkan diketahui pada awal 2027.

Peninjauan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Luwu, Kasmal, Kepala Desa Raja, Tawakkal, serta tim konsultan dari kementerian terkait dan pelaku UMKM setempat, Baso.

Kepala Desa Raja, Tawakkal, menyatakan dukungannya terhadap rencana pembangunan Kampung Nelayan.

Ia berharap program tersebut dapat direalisasikan agar masyarakat pesisir memperoleh fasilitas yang lebih memadai untuk menunjang kegiatan perikanan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga nelayan.

Bagi masyarakat setempat, pembangunan kawasan nelayan diharapkan tidak hanya memberi manfaat bagi nelayan, tetapi juga membuka peluang usaha bagi warga yang bergerak di sektor pendukung.

Harapan serupa disampaikan Baso, pelaku UMKM di Desa Raja.

Ia berharap pemerintah turut mempertimbangkan kebutuhan operasional nelayan dan penanganan hasil tangkapan dalam perencanaan kawasan tersebut.

Baca juga:  Jaga Kesehatan dan Kekompakan, PT BMS Selenggarakan Turnamen Olahraga Internal

Menurutnya, SPBUN diperlukan untuk memudahkan nelayan memenuhi kebutuhan bahan bakar sebelum melaut.

Sementara itu, pabrik es dinilai penting untuk menjaga kesegaran ikan sehingga kualitas dan nilai jual hasil tangkapan dapat dipertahankan.

Ketersediaan kedua fasilitas tersebut juga diharapkan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat dan pelaku usaha kecil di sekitar kawasan pesisir.

Rencana pembangunan Kampung Nelayan Desa Raja sejalan dengan program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) pemerintah pusat yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan nelayan dan memperkuat perekonomian masyarakat pesisir.

Namun, Desa Raja masih berada dalam tahapan penilaian.

Hasil survei tomografi dan keputusan kementerian terkait akan menentukan kelanjutan rencana pembangunan pada 2027.

Sementara itu, pembangunan Kampung Nelayan di Desa Mentang dan Desa Seppong direncanakan mulai dilaksanakan pada akhir 2026.

Dengan demikian, masyarakat Desa Raja masih menantikan kepastian realisasi program sekaligus berharap kebutuhan fasilitas pendukung nelayan dapat menjadi bagian dari perencanaan pembangunan kawasan tersebut.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *