banner 970x250
InternasionalTeknologi

Perseteruan Raksasa Teknologi Memanas Apple Seret OpenAI ke Pengadilan Federal

6
×

Perseteruan Raksasa Teknologi Memanas Apple Seret OpenAI ke Pengadilan Federal

Sebarkan artikel ini
Perseteruan Raksasa Teknologi Memanas Apple Seret OpenAI ke Pengadilan Federal
Foto: Unsplash
Example 468x60

INTERNASIONAL – Perusahaan teknologi raksasa Apple resmi mengajukan gugatan terhadap OpenAI pada Jumat (10/07/2026).

Gugatan tersebut dilayangkan di pengadilan federal California Utara atas tuduhan pencurian rahasia dagang atau trade secret theft.

banner 300x600

Dalam dokumen gugatan resminya, Apple menuduh OpenAI secara sistematis memanfaatkan informasi rahasia milik perusahaan.

Tujuannya disebut untuk mempercepat pengembangan perangkat keras konsumen OpenAI sendiri.

“Hal ini sudah sangat jelas, yaitu di setiap tingkatan, mulai dari anggota staf teknis hingga Kepala Divisi Hardware, dan bekerja sama dengan mitra bisnis, OpenAI telah mencuri rahasia dagang dan informasi rahasia milik Apple,” tulis Apple dalam dokumen gugatan resminya.

Dua mantan karyawan Apple yang kini bekerja di OpenAI juga digugat.

Mereka adalah Tang Tan, yang saat ini menjabat sebagai Chief Hardware Officer OpenAI, dan Chang Liu, mantan electrical engineer Apple.

Apple menyebutkan bahwa Tang Tan, yang sebelumnya terlibat dalam desain iPhone dan Apple Watch, diduga mendorong kandidat pekerjaan dari Apple untuk membawa komponen fisik, gambar desain, dan dokumen rahasia ke sesi wawancara.

Sementara Chang Liu dituduh tetap mengakses sistem internal Apple setelah pindah dan mengunduh puluhan file terkait produk yang belum dirilis.

Dalam pernyataan resminya kepada media, Apple menegaskan, “Baru-baru ini, bukti signifikan telah muncul yang menunjukkan bahwa individu yang dipekerjakan oleh OpenAI secara tidak sah mengambil informasi rahasia dan rahasia Apple terkait teknologi, proses, dan produk kami yang belum dirilis. Kami akan selalu membela kerja keras dan inovasi tim kami, dan kami mengambil semua langkah yang tepat untuk melakukannya.”

Apple juga menyebut telah mencoba menghubungi OpenAI terkait temuan tersebut sejak Februari 2026, namun tidak mendapat respons.

Baca juga:  Pererat Hubungan Bilateral, Prabowo Puji Peran Penting Prancis di Asia Tenggara

Perusahaan meminta pengadilan untuk memerintahkan OpenAI menghentikan penggunaan data yang diduga dicuri, mengembalikan atau menghancurkan material tersebut, serta membayar ganti rugi.

Menanggapi gugatan tersebut, OpenAI melalui Director of Strategic Communications, Drew Pusateri, menyampaikan pernyataan di akun X-nya (@drewpusateri).

“Kami tidak tertarik dengan rahasia dagang perusahaan lain. Kami tetap fokus membangun teknologi inovatif yang memberdayakan orang di mana saja,” tulis Drew Pusateri di akun X-nya.

Gugatan ini menandai ketegangan baru antara dua raksasa teknologi yang sebelumnya menjalin kerja sama integrasi ChatGPT di perangkat Apple.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *