PALOPO – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palopo kembali memperketat pengawasan dengan menggelar operasi penggeledahan dan razia mendadak di sejumlah kamar hunian warga binaan.
Langkah proaktif ini diambil sebagai wujud nyata komitmen petugas dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memastikan lingkungan pemasyarakatan terbebas dari peredaran barang-barang terlarang pada hari Jumat (05/06/2026).
Operasi penyisiran yang dimulai tepat pada pukul 19.30 WITA tersebut dipimpin secara langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Palopo, Jose Quelo.
Bersama jajaran pejabat struktural dan regu pengamanan lapas, tim menyisir secara ketat area blok hunian yang mencakup Blok A3, B1, B2, C1, C2, D3, hingga Blok E3.
Sebelum memeriksa setiap sudut kamar, para petugas mewajibkan seluruh warga binaan untuk menjalani prosedur pemeriksaan badan secara menyeluruh.
Hal ini dilakukan guna mengantisipasi adanya upaya menyembunyikan barang-barang selundupan di balik pakaian.
Setelah warga binaan disterilkan dari dalam sel, barulah petugas langsung memeriksa detail barang-barang di dalam kamar untuk memastikan tidak ada benda yang berpotensi memicu gangguan keamanan.
Dari hasil razia mendadak ini, petugas sukses menemukan dan menyita berbagai barang yang dilarang keras berada di dalam ruang tahanan.
Barang bukti yang berhasil diamankan meliputi kipas angin, gelas kaca, botol parfum kaca, sendok besi, senjata tajam jenis pisau rakitan, cermin, ikat pinggang, kabel, gunting kuku, perlengkapan judi seperti kartu remi dan domino, hingga beberapa potongan besi yang sangat rawan disalahgunakan untuk tindak kekerasan.
Menanggapi berbagai temuan barang terlarang tersebut, Kepala Lapas Kelas IIA Palopo, Jose Quelo, memberikan penegasan bahwa upaya sterilisasi lapas tidak akan pernah berhenti.
“Kegiatan razia dan penggeledahan kamar hunian ini akan terus kami laksanakan secara rutin dan berkelanjutan. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, serta bebas dari barang-barang terlarang maupun penyalahgunaan narkoba,” tegas Jose Quelo.
Seluruh barang sitaan hasil operasi tersebut kemudian langsung diamankan untuk didata dan diinventarisasi sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Di samping memburu barang terlarang, petugas juga mengecek kondisi fisik kelayakan bangunan penunjang keamanan.
Hasil pemantauan memastikan bahwa teralis besi, area branggang, serta tembok keliling lapas dalam kondisi sangat baik dan kokoh. Secara keseluruhan, operasi penertiban malam itu dilaporkan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
















