banner 970x250
Daerah

Warga Keluhkan Gas 3 Kg Mahal, Pemkab Luwu Turun Tangan Gelar Pasar Murah

7
×

Warga Keluhkan Gas 3 Kg Mahal, Pemkab Luwu Turun Tangan Gelar Pasar Murah

Sebarkan artikel ini
Foto : Seorang bapak memikul Gas LPG 3 Kg di Pasar Rakyat Bua.(Chaeruddin)
Example 468x60

LUWU – Pemerintah Kabupaten Luwu melalui Dinas Perdagangan bergerak cepat mengatasi kelangkaan dan tingginya harga LPG 3 kilogram yang belakangan dikeluhkan masyarakat.

Sebagai solusi, pemerintah menggelar Pasar Murah LPG 3 Kg dengan menyalurkan ribuan tabung gas melon bersubsidi di 15 kecamatan.

banner 300x600

Program tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 11 hingga 13 Juni 2026.

Penjualan dipusatkan di kantor-kantor kecamatan guna memudahkan masyarakat memperoleh LPG bersubsidi dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Luwu, Ruslang, mengatakan pasar murah ini merupakan langkah cepat Pemerintah Kabupaten Luwu untuk menjaga ketersediaan pasokan sekaligus menekan lonjakan harga LPG 3 kilogram yang terjadi di tingkat pengecer.

“Pasar murah ini merupakan respons Pemerintah Kabupaten Luwu atas keluhan masyarakat terkait kelangkaan LPG 3 kilogram dan tingginya harga yang terjadi di tingkat pengecer,” ujar Ruslang.

“Kami ingin memastikan kebutuhan rumah tangga tetap terpenuhi dengan harga yang sesuai dan pasokan yang tersedia,” tambahnya.

Menurutnya, setiap lokasi pasar murah disiapkan sekita 560 tabung LPG 3 kilogram yang disalurkan melalui agen resmi.

Secara keseluruhan, puluhan ribu tabung LPG bersubsidi akan didistribusikan secara bertahap ke 15 kecamatan di Kabupaten Luwu.

Adapun kecamatan yang menjadi lokasi pelaksanaan pasar murah meliputi Belopa, Belopa Utara, Bajo, Bajo Barat, Kamanre, Ponrang Selatan, Ponrang, Bupon, Bua, Walenrang, Walenrang Barat, Walenrang Utara, Walenrang Timur, Lamasi, dan Lamasi Timur.

Ruslang menjelaskan, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas pasokan dan harga LPG bersubsidi di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Sebelumnya, sejumlah wilayah di Kabupaten Luwu dilaporkan mengalami kelangkaan LPG 3 kilogram yang berdampak pada kenaikan harga di tingkat pengecer.

Untuk memastikan distribusi tepat sasaran, masyarakat yang ingin membeli LPG 3 kilogram diwajibkan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau fotokopi Kartu Keluarga (KK).

Baca juga:  Sinergi PT MDA dan Indika Foundation, Program MENTARI Sukses Edukasi Pelajar Luwu

“Kami mengimbau masyarakat memanfaatkan kesempatan ini dengan membawa identitas diri saat melakukan pembelian. Langkah ini dilakukan agar distribusi LPG bersubsidi dapat lebih tertib, tepat sasaran, dan menghindari pembelian berulang yang berpotensi mengganggu pemerataan distribusi,” jelasnya.

Ia berharap pelaksanaan pasar murah LPG 3 kilogram dapat membantu masyarakat memperoleh gas bersubsidi dengan harga yang wajar sekaligus menstabilkan kondisi pasokan dan harga di lapangan.

Pemerintah Kabupaten Luwu bersama agen penyalur dan pihak terkait juga akan terus melakukan pengawasan terhadap distribusi LPG bersubsidi guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi serta mencegah terjadinya kelangkaan di kemudian hari.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *