banner 970x250
NasionalPolitik

Maju dari Jateng V, Kaesang Akan Fokus Menggalang Suara di Solo

5
×

Maju dari Jateng V, Kaesang Akan Fokus Menggalang Suara di Solo

Sebarkan artikel ini
Maju dari Jateng V, Kaesang Akan Fokus Menggalang Suara di Solo
Foto: Ketua PSI Kaesang Pangarep saat penutupan Rakernas PSI di Makassar. Dokumen YouTube PSI.
Example 468x60

NASIONAL – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, mulai mengambil ancang-ancang untuk mengikuti Pemilihan Legislatif 2029.

Putra bungsu Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo tersebut menyatakan akan maju sebagai calon anggota DPR RI melalui Daerah Pemilihan Jawa Tengah V.

banner 300x600

Daerah pemilihan itu mencakup Kota Surakarta, Kabupaten Boyolali, Klaten, dan Sukoharjo.

Jateng V selama ini dikenal sebagai salah satu wilayah dengan tingkat persaingan politik paling ketat karena dihuni sejumlah tokoh nasional dan politikus berpengaruh.

Kaesang menyampaikan rencana pencalonannya ketika menghadiri Rapat Koordinasi Daerah DPD PSI Kota Solo pada Sabtu (25/07/2026) malam.

Kehadirannya di Solo awalnya berkaitan dengan agenda bersama suporter Persis Solo, tetapi ia kemudian memanfaatkan momentum Rakorda untuk mengumumkan langkah politiknya.

Dalam pertemuan tersebut, Kaesang menegaskan bahwa pernyataannya tidak hanya disampaikan dalam kapasitas sebagai ketua umum partai.

Ia berbicara sebagai bakal calon anggota DPR RI yang akan bertarung dari Jateng V.

Kaesang meminta seluruh kader PSI menjaga kekompakan menjelang Pemilu 2029.

Menurutnya, kerja politik harus dilakukan secara terkoordinasi agar sesama calon dari PSI tidak saling berebut basis pemilih.

Meski maju melalui daerah pemilihan yang terdiri atas empat kabupaten dan kota, Kaesang mengaku akan memusatkan pergerakannya di Kota Solo.

Sementara itu, wilayah Boyolali, Klaten, dan Sukoharjo akan menjadi tanggung jawab calon lain yang telah memperoleh pembagian wilayah dari partai.

“Insyaallah saya akan membersamai seluruh kader karena teritori yang diberikan kepada saya hanya di Kota Solo,” kata Kaesang, seperti dikutip dari Detik.

Pembagian wilayah tersebut dimaksudkan untuk mencegah tumpang tindih gerakan antarcalon.

Kaesang mengingatkan bahwa persaingan internal kerap muncul ketika beberapa calon mengandalkan kelompok pemilih yang sama tanpa koordinasi yang jelas.

Baca juga:  Rusdi Masse di Rakernas PSI: Perjuangan Saya di NasDem Sudah Selesai

Ia juga meminta kader dan calon anggota legislatif PSI tidak terjebak konflik nomor urut.

Seluruh unsur partai, menurutnya, harus mengutamakan target bersama untuk memperbesar perolehan suara PSI pada Pemilu 2029.

Keputusan Kaesang maju ke DPR RI memperoleh dukungan dari internal partainya.

Kader PSI, Dedy Nur Palakka, menilai pencalonan tersebut dapat menjadi pesan bagi generasi muda agar tidak sekadar mengkritik politik dari luar.

Menurut Dedy, anak muda yang menginginkan perubahan perlu terlibat langsung dalam proses politik.

Ia berpandangan bahwa berbagai persoalan di dalam sistem tidak akan selesai apabila masyarakat hanya menyampaikan kemarahan tanpa berusaha memasuki ruang pengambilan keputusan.

Dedy mengakui bahwa keterlibatan dalam politik tidak selalu berakhir dengan kemenangan.

Namun, kekalahan dapat menjadi pengalaman penting untuk memperbaiki strategi dan kembali berjuang dalam kontestasi berikutnya.

Rencana Kaesang memasuki persaingan Jateng V turut ditanggapi Ketua DPP PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo.

Mantan Gubernur Jawa Tengah itu menyatakan bahwa setiap warga negara memiliki kedudukan dan kesempatan yang sama untuk mengikuti pemilihan umum.

Ganjar mengatakan hak untuk mencalonkan diri dalam pemerintahan telah dijamin oleh Undang-Undang Dasar 1945.

Selama memenuhi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan, siapa pun berhak memilih daerah pemilihan untuk mengikuti kontestasi politik.

Ia juga menilai pilihan Kaesang terhadap Jateng V merupakan hal yang wajar.

Kota Solo yang masuk dalam daerah pemilihan tersebut merupakan tempat asal Kaesang dan keluarganya.

“Setiap warga negara berhak memperoleh kesempatan yang sama di dalam pemerintahan. Itu dijamin UUD 1945. Siapa pun itu,” ujar Ganjar kepada wartawan pada Minggu (26/07/2026).

Ganjar menegaskan bahwa PDIP tidak melihat pencalonan Kaesang semata-mata sebagai pertarungan antartokoh.

Dalam sistem demokrasi, masyarakat memiliki kebebasan untuk menilai dan menentukan calon yang dianggap paling layak memperoleh mandat.

Baca juga:  Dianggap Rendahkan Adat Rambu Solo, Pandji Pragiwaksono Dikecam Keras Masyarakat Toraja

Menurutnya, kedekatan dengan masyarakat, rekam jejak, konsistensi, serta hasil kerja akan menjadi faktor yang dipertimbangkan pemilih.

Karena itu, setiap peserta pemilu perlu membuktikan kapasitasnya melalui kerja politik yang nyata.

Jateng V kerap disebut sebagai “dapil neraka” karena menjadi arena pertarungan sejumlah politikus berpengaruh.

Salah satu nama besar yang berasal dari daerah pemilihan tersebut ialah Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDIP, Puan Maharani.

Selain Puan, terdapat pula politikus senior PDIP Aria Bima yang selama ini memiliki basis politik di wilayah tersebut.

Kehadiran Kaesang diperkirakan akan menambah ketat persaingan untuk memperebutkan kursi DPR RI pada Pemilu 2029.

Berdasarkan hasil Pemilu 2024, jumlah masyarakat yang menggunakan hak pilih di Jateng V mencapai 2.556.296 orang.

Puan Maharani menjadi calon dengan perolehan suara tertinggi setelah mengantongi 297.366 suara.

Posisi berikutnya ditempati politikus Partai Gerindra Adik Sasongko dengan 142.405 suara.

Politikus Partai Golkar Singgih Januratmoko berada di urutan selanjutnya setelah memperoleh 125.067 suara.

PDIP juga menguasai perolehan suara partai di daerah tersebut.

Partai berlambang banteng itu memperoleh 774.282 suara pada Pemilu 2024.

Golkar berada di posisi kedua dengan 335.804 suara, sedangkan Gerindra mengumpulkan 302.492 suara.

Kekuatan elektoral PDIP menjadikan Jateng V sebagai medan yang tidak mudah bagi pendatang baru.

Kaesang dan PSI harus berhadapan dengan struktur partai, tokoh petahana, serta basis pemilih yang telah terbentuk selama beberapa periode.

Meski demikian, Kaesang menyatakan optimistis menghadapi Pemilu 2029.

Ia meminta kader PSI mulai memperkuat konsolidasi, menjaga komunikasi di lapangan, dan bekerja bersama untuk meningkatkan dukungan masyarakat.

Dengan fokus gerakan di Kota Solo, Kaesang akan mengandalkan kedekatannya dengan daerah kelahiran sekaligus membangun basis suara tanpa mengganggu wilayah kerja calon PSI lainnya.

Baca juga:  Rehabilitasi Dua Guru Luwu Utara, Pesan Prabowo: Guru Harus Dilindungi Negara

Keputusan itu menjadi langkah awal Kaesang dalam menghadapi salah satu persaingan legislatif paling kompetitif di Jawa Tengah.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *